DPR Harap Lulusan BLK Agrobisnis Penuhi Kebutuhan Dunia Usaha

AKURAT.CO Bali sebagai kota pariwisata memiliki banyak dunia usaha, seperti hotel dan kafe, yang tumbuh di berbagai tempat, sehingga membutuhkan berbagai tenaga terampil.
Salah satu untuk menunjang hal tersebut adalah dengan adanya UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Agrobisnis.
Menurut Anggota Komisi IX DPR RI, Alifudin UPTD tersebut bisa menyediakan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan oleh sektor pariwisata.
Baca Juga: Gus AMI: BLK Komunitas Bisa Kembangkan Bakat Santri
"BLK ini juga harus menanamkan kemandirian kepada anak-anak didiknya agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Sehingga, dengan adanya BLK tersebut, program dari Kementerian Tenaga Kerja dapat termanfaatkan dan mendapatkan bantuan," ucapnya melalui lansiran laman resmi DPR RI, Senin (13/5/2024).
Lebih lanjut, Alifudin menerangkan di beberapa daerah pengelolaan BLK cenderung kurang baik. Hal itu bisa jadi karena kurang kemampuan manajemen dari masing-masing daerah.
“Saya berharap BLK-BLK yang ada itu betul-betul mendapatkan perhatian dari pusat. Sehingga tidak sekadar dibangun tapi bisa menghasilkan sumber daya manusia yang memang berkualitas dan siap untuk diserap di dunia usaha,” ujar Politisi Fraksi PKS ini.
Alifudin menilai program-program BLK tersebut sudah cukup bagus. Namun, sejauh ini tiap daerah memiliki kekurangan untuk menyerap lulusan BLK tersebut karena daerah tersebut memiliki karakteristik masing-masing.
Sebagai contoh, di daerah wisata tertentu, bisa jadi tenaga terampil barista yang dibutuhkan untuk bisa segera diserap dunia kerja.
“Karena itu, memang perlu dapat dukungan juga dari pemerintah pusat yang terkait dengan pelatihan ada kerja sama dengan pengusaha, sehingga apa yang menjadi persoalan itu bisa diselesaikan bersama,” jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









