Rupiah Naik Tipis 4 Poin ke Rp15.995 Jelang Rilis Risalah The Fed Nanti Malam

AKURAT.CO Rupiah ditutup naik tipis 4 poin ke level Rp15.995 pada perdagangan Rabu, 22 Mei 2024 jelang rilis risalah pertemuan The Fed edisi April 2024 nanti malam.
Pengamat Pasar Uang dan Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan indeks dolar stabil di perdagangan Asia pada hari Rabu setelah mencatat beberapa kenaikan semalam.
Meskipun greenback masih mengalami penurunan dibandingkan minggu lalu, greenback berhasil memulihkan beberapa penurunan pada minggu ini karena para pejabat Fed terus memperingatkan mereka bahwa diperlukan kepercayaan yang lebih besar untuk mulai memangkas suku bunga.
"Risalah pertemuan The Fed pada akhir bulan April, yang akan dirilis pada hari Rabu, kini menjadi fokus untuk mendapatkan lebih banyak isyarat dari bank sentral. The Fed telah mempertahankan suku bunga tetap stabil selama pertemuan tersebut, sementara Ketua The Fed Jerome Powell masih mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga pada tahun 2024," ujar Ibrahim dikutip Rabu (22/5/2024).
Baca Juga: Rupiah Terjun 20 Poin ke Rp15.998 Jelang Rilis Risalah Pertemuan The Fed Esok
Para pedagang akan menunggu untuk melihat apakah hal ini akan terjadi di antara semua pejabat The Fed, terutama karena inflasi yang masih stabil. Sejumlah pejabat Fed memperingatkan minggu ini bahwa bank sentral memerlukan lebih banyak keyakinan bahwa inflasi akan turun, sebelum dapat mulai memangkas suku bunga. Komentar mereka mendukung greenback dan menekan sebagian besar aset berisiko tinggi dan tidak memberikan imbal hasil.
Selain itu, ekspor Jepang tumbuh kurang dari perkiraan pada bulan April karena permintaan di pasar-pasar utama, khususnya China, masih lemah, sementara impor juga mengecewakan karena permintaan lokal masih lemah. Hal ini menyebabkan negara tersebut mencatat defisit perdagangan yang lebih besar dari perkiraan pada bulan tersebut.
Sentimen Internal
Dari internal, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 6,25% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode 21-22 Mei 2024. Alasan mempertahankan suku bunga acuan pada RDG bulan ini.
Kenaikan suku bunga ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya risiko global serta sebagai langkah pre-emptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025.
Sebelumnya dalam RDG bulan April 2024, BI secara mengejutkan menaikkan suku bunga acuan dari level 6% ke 6,25% guna menahan pelemahan rupiah. Kenaikan ini merupakan yang pertama kali sejak Oktober 2023.
Sebelumnya, Konsensus ekonom yang dihimpun Bloomberg secara kompak meyakini BI akan menahan suku bunga acuan pada bulan ini. Dari 38 ekonom, seluruh memprediksi bank sentral akan menahan suku bunga acuan di level 6,25%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









