Pastikan Transisi Berjalan Mulus, Jokowi: Program Unggulan Prabowo Disiapkan Dengan Baik Bersama Menteri Sekarang
Demi Ermansyah | 8 Oktober 2024, 15:31 WIB

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan bahwasanya transisi pemerintahan yang berjalan dengan baik dan lancar penting untuk menjaga optimisme masyarakat dan stabilitas politik maupun ekonomi nasional.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat membuka acara BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2024). "12 hari lagi transisi kepemimpinan nasional akan terjadi, tanggal 20 Oktober yang akan datang, Bapak Jenderal TNI Purnawirawan Prabowo Subianto akan dilantik sebagai Presiden RI," kata Presiden Jokowi saat membuka pidatonya di hadapan para investor.
Presiden Jokowi mengungkapkan rasa senangnya terhadap proses transisi kepemimpinan di Indonesia yang berlangsung lancar menjelang pelantikan presiden terpilih Prabowo Subianto. Dalam pernyataannya, Jokowi menekankan bahwa persiapan menuju pelantikan berjalan dengan baik, dengan rencana kerja dan program yang telah disusun secara matang.
"Hampir di setiap rapat paripurna, rapat terbatas, apapun topiknya, Pak Prabowo selalu hadir kalau sebelumnya hanya untuk urusan pertahanan. Tapi setelah jadi presiden terpilih, di semua rapat terbatas, rapat paripurna, selalu hadir, sehingga rencana-rencana untuk program unggulan yang akan dilaksanakan oleh Pak Prabowo itu betul-betul disiapkan dengan baik dengan menteri-menteri yang sekarang," katanya.
Menurut Jokowi, Prabowo secara rutin bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, dengan frekuensi hampir setiap hari, untuk mempersiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025.
"Sebagai contoh, untuk RAPBN 2025, saya nggak tahu pertemuan Pak Prabowo dengan Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani hampir setiap minggu, hampir setiap hari bertemu untuk mempersiapkan itu," katanya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menceritakan pengalaman transisi kepemimpinannya pada 2014 yang memakan waktu 1-1,5 tahun, adalah pelajaran berharga. "Artinya, 1-1,5 tahun waktu kita hilang. Karena itu, saya sangat senang sekali proses transisi ke pemerintahan ini kita harapkan yang tinggal 12 hari, berjalan dengan baik dan berjalan dengan mulus," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








