AKURAT.CO Gubernur Federal Reserve Bank of San Francisco, Mary Daly menegaskan bahwa meskipun inflasi mulai menurun dan pasar tenaga kerja mendingin, bank sentral AS tetap harus berhati-hati dalam menjaga kestabilan ekonomi.
Dirinya optimis bahwa The Fed dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi, dengan fokus pada stabilitas pasar tenaga kerja yang saat ini menguntungkan pekerja dan mengurangi kesenjangan pendapatan.
Dilansir Bloomberg, Daly menyampaikan bahwa partisipasi angkatan kerja usia produktif telah mencapai level tertinggi baru. Hal ini menunjukkan tren positif dalam ekspansi ekonomi, meskipun menurutnya, pertumbuhan ini masih berada pada tahap awal. "Ekspansi saat ini masih relatif muda dibandingkan dengan sejarah terkini," ujarnya, Kamis (17/10/2024).
Terkait kebijakan moneter, Daly menyoroti keputusan penurunan suku bunga oleh The Fed bulan lalu sebagai langkah perlindungan untuk pasar tenaga kerja. Bank sentral juga diproyeksikan akan memangkas suku bunga lagi hingga akhir 2024.
Meski demikian, data terbaru menunjukkan perekrutan yang lebih kuat dari perkiraan dan kenaikan inflasi inti, yang membuat beberapa pejabat The Fed memilih pendekatan lebih berhati-hati terkait penurunan suku bunga ke depan.
Daly menekankan pentingnya keseimbangan antara target inflasi dan ketenagakerjaan. Dengan inflasi mendekati target 2%, The Fed akan terus menilai data ekonomi guna memastikan bahwa pasar tenaga kerja tetap kuat dan inflasi terkendali.
Daly menekankan pentingnya keseimbangan antara target inflasi dan ketenagakerjaan. Dengan inflasi mendekati target 2%, The Fed akan terus menilai data ekonomi guna memastikan bahwa pasar tenaga kerja tetap kuat dan inflasi terkendali.
Dirinya juga menekankan bahwa meskipun pemotongan suku bunga baru-baru ini adalah bagian dari "kalibrasi ulang" kebijakan, suku bunga saat ini masih berada di atas level yang stabil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










