AKURAT.CO Donald Trump kembali hadir dengan ancaman kebijakan kerasnya, kali ini mengincar BRICS, kelompok negara berkembang yang terus menggemakan isu de-dolarisasi. Dalam pernyataan terbarunya, Trump menuntut komitmen BRICS untuk tidak menciptakan mata uang baru sebagai alternatif dolar AS. Jika tidak, tarif hingga 100% siap diberlakukan.
Seperti yang diketahui, BRICS mulai membahas isu de-dolarisasi sejak 2023 lalu, usut punya usut isu ini nampaknya didorong oleh dominasi ekonomi AS dan sanksi yang diberikan terhadap Rusia. Meski ide ini menarik, realisasinya masih menghadapi hambatan besar. Bahkan, di pertemuan BRICS di Kazan, para peserta tetap mengandalkan dolar untuk transaksi karena keterbatasan alat pembayaran lokal.
Meski China dengan yuan-nya dianggap sebagai pesaing potensial, mata uang tersebut belum cukup kuat untuk menggantikan dominasi dolar. Infrastruktur keuangan global yang masih berbasis dolar menjadi tantangan terbesar bagi BRICS.
Pertaruhan di Panggung Global
Ketika Donald Trump menegaskan komitmennya untuk mempertahankan dominasi dolar AS, ia berbicara bukan hanya tentang mata uang semata, tetapi juga tentang posisi strategis Amerika Serikat di panggung global.
Jika BRICS Menang
1. Erosi Kepercayaan terhadap Dolar
2. Hilangnya Kendali Ekonomi Global
3. Ancaman pada Obligasi dan Keuangan Domestik
4. Kehilangan Dominasi Petrodollar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









