Memanas, Giliran China Batasi Ekspor Sejumlah Material Super Keras ke AS

AKURAT.CO China kembali menggebrak panggung perdagangan internasional dengan melarang ekspor galium, germanium, antimon, dan material super keras lainnya ke Amerika Serikat. Di mana kebijakan ini menjadi langkah terbaru dalam eskalasi perang dagang antara dua raksasa ekonomi dunia, China dan AS.
Disebutkan bahwasanya mineral-mineral tersebut memiliki peran vital dalam aplikasi teknologi canggih dan militer untuk Amerika Serikat. Galium dan germanium, misalnya, digunakan dalam pembuatan semikonduktor, kabel serat optik, dan teknologi inframerah. Sementara itu, antimon menjadi bahan utama dalam produksi peluru, amunisi, dan senjata lainnya.
Melansir dari Reuters, larangan ini muncul sehari pasca Washington kembali memperketat aturan ekspor semikonduktor ke 140 perusahaan China. Menurut pernyataan Kementerian Perdagangan China, pembatasan ini didasarkan pada isu keamanan nasional dan memperkuat aturan yang telah diterapkan sejak tahun lalu.
“China telah mengirimkan sinyal bahwa mereka tidak ragu mengambil langkah keras ini, tentunya hal ini memicu kekhawatiran bahwa China dapat memperluas pembebasan ke mineral penting lainnya seperti nikel atau kobalt," ucap Kepala Urusan Eksternal sekaligus Kepala Strategi Iklim di Talon Metals, Todd Malan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







