Memanas, Giliran China Batasi Ekspor Sejumlah Material Super Keras ke AS

AKURAT.CO China kembali menggebrak panggung perdagangan internasional dengan melarang ekspor galium, germanium, antimon, dan material super keras lainnya ke Amerika Serikat. Di mana kebijakan ini menjadi langkah terbaru dalam eskalasi perang dagang antara dua raksasa ekonomi dunia, China dan AS.
Disebutkan bahwasanya mineral-mineral tersebut memiliki peran vital dalam aplikasi teknologi canggih dan militer untuk Amerika Serikat. Galium dan germanium, misalnya, digunakan dalam pembuatan semikonduktor, kabel serat optik, dan teknologi inframerah. Sementara itu, antimon menjadi bahan utama dalam produksi peluru, amunisi, dan senjata lainnya.
Melansir dari Reuters, larangan ini muncul sehari pasca Washington kembali memperketat aturan ekspor semikonduktor ke 140 perusahaan China. Menurut pernyataan Kementerian Perdagangan China, pembatasan ini didasarkan pada isu keamanan nasional dan memperkuat aturan yang telah diterapkan sejak tahun lalu.
“China telah mengirimkan sinyal bahwa mereka tidak ragu mengambil langkah keras ini, tentunya hal ini memicu kekhawatiran bahwa China dapat memperluas pembebasan ke mineral penting lainnya seperti nikel atau kobalt," ucap Kepala Urusan Eksternal sekaligus Kepala Strategi Iklim di Talon Metals, Todd Malan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








