China Masih Alami Krisis Properti di Kota-kota Kecil

AKURAT.CO Pemulihan pasar properti China masih menghadapi tantangan besar, terutama di kota-kota kecil yang memiliki tingkat persediaan properti tinggi. Meskipun penurunan harga rumah di November 2024 mulai mereda, pemulihan belum merata di seluruh wilayah.
Harga rumah baru di 70 kota hanya turun 0,2% pada November dibandingkan Oktober, menurut data resmi Biro Statistik Nasional. Penurunan ini adalah yang terkecil dalam 17 bulan terakhir. Namun, para analis mencatat bahwa pasar properti di kota-kota tier-2 dan tier-3 tetap sulit untuk pulih.
Kepala Riset Properti China di CGS International Securities Hong Kong, Raymond Cheng menyebut bahwa tantangan di kota kecil disebabkan oleh kelebihan pasokan dan permintaan yang lemah.
Baca Juga: Larang TikTok Mulai Januari 2025, Segini Kerugian AS
"Pasar di kota kecil masih sangat menantang dengan tingkat persediaan yang tinggi," katanya melalui lansiran Bloomberg, Rabu (18/12/2024).
Pemerintah China berkomitmen untuk menstabilkan pasar properti melalui berbagai kebijakan. Dalam Konferensi Kerja Ekonomi Pusat yang dipimpin Presiden Xi Jinping pekan lalu, para pejabat menegaskan pentingnya menata kembali pasar properti untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Namun, ketidakpastian masih membayangi. Para ekonom dari UBS Group AG memperingatkan bahwa stabilisasi penjualan dan harga properti membutuhkan waktu lebih lama, terutama di kota kecil. Mereka memperkirakan penjualan properti baru akan stabil sepenuhnya pada 2026, dengan penurunan penjualan menyempit menjadi 5-10% pada tahun depan.
Harga rumah baru juga diperkirakan akan turun 5% lagi pada 2025, menurut Fitch Ratings. Meski demikian, kota-kota besar seperti Beijing dan Shanghai diprediksi akan mengalami stabilisasi lebih cepat dibanding kota kecil.
Symptomatika tersebut menunjukkan bahwa pemulihan sektor properti di China tidak hanya bergantung pada kebijakan stimulus, tetapi juga pada upaya untuk meratakan pertumbuhan di seluruh wilayah.
Untuk kota kecil, peningkatan investasi dan inovasi dalam sektor properti menjadi kunci utama agar pasar dapat kembali pulih secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Drone Buatan Inggris Dipakai Ukraina, Rusia Mengancam: Semakin Terlibat, Semakin Tinggi Harga yang Harus Dibayar!
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk









