Pulihkan Ekonomi, China Siapkan Langkah Besar-besaran

AKURAT.CO Dalam upaya mendongkrak perekonomian yang melemah, pemerintah China telah menyusun sejumlah strategi ambisius untuk menghadapi tantangan ekonomi di tahun-tahun mendatang.
Salah satunya adalah rencana penerbitan obligasi pemerintah khusus senilai CNY3 triliun yuan (sekitar USD411 miliar) pada tahun 2025. Langkah ini bertujuan untuk memberikan stimulus fiskal guna mendukung pemulihan.
Meski belum resmi diumumkan, anggaran besar ini direncanakan akan dikukuhkan dalam Kongres Rakyat Nasional pada Maret 2025 mendatang. Dilansir Reuters, Jumat (27/12/2024), angka tersebut masih bisa berubah seiring pembahasan lebih lanjut.
Baca Juga: World Bank Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi China
Selain itu, regulator perumahan akan melanjutkan upaya untuk mengatasi penurunan di sektor properti yang selama ini menjadi salah satu penyumbang terbesar perlambatan ekonomi. Namun, Bank Dunia memprediksi pemulihan di sektor properti baru akan terasa menjelang akhir tahun 2025.
Tidak hanya itu, pemerintah juga dihadapkan pada tantangan untuk memperbaiki keuangan daerah yang melemah. Reformasi struktural, seperti memperkuat jaring pengaman sosial dan menciptakan lebih banyak peluang kerja, menjadi agenda penting untuk mendukung kelas menengah yang terus berkembang.
Pelonggaran kebijakan baru-baru ini, termasuk pengurangan suku bunga dan insentif untuk mendorong investasi, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam jangka pendek. Namun, para ahli menilai bahwa untuk memacu pemulihan ekonomi yang lebih solid, pemerintah perlu memastikan reformasi yang lebih mendalam.
Dengan kebijakan-kebijakan ini, pemerintah China menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi tantangan ekonomi. Meskipun langkah-langkah tersebut belum tentu memberikan hasil instan, kombinasi strategi fiskal, moneter, dan struktural diharapkan mampu membawa ekonomi China kembali ke jalur pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








