Keamanan Siber AS Terancam, Departemen Keuangan Jadi Sasaran Peretasan
Demi Ermansyah | 31 Desember 2024, 15:04 WIB

AKURAT.CO Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) melaporkan menjadi korban peretasan yang mereka sebut sebagai insiden keamanan siber besar. Dalam laporan yang diterima Kongres pada Senin (30/12/2024), peretasan ini diduga dilakukan oleh aktor yang disponsori negara China.
Dimana insiden tersebut terungkap setelah BeyondTrust Inc., penyedia perangkat lunak pihak ketiga, melaporkan adanya akses ilegal ke sistem mereka pada 8 Desember 2024 lalu.
Usut punya usut, BeyondTrust nampaknya memiliki kontrak senilai lebih dari USD4 juta dengan berbagai lembaga federal, termasuk Departemen Keuangan, Departemen Pertahanan, dan Departemen Kehakiman, mengungkap bahwa peretas berhasil mendapatkan akses ke kunci keamanan yang digunakan untuk mendukung layanan berbasis cloud.
Sehingga mengakibatkan beberapa stasiun kerja Departemen Keuangan serta dokumen non-rahasia berhasil disusupi.
Dilansir Bloomberg, Selasa (31/12/2024), Departemen Keuangan bekerja sama dengan Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (CISA), FBI, serta penyelidik forensik. Pihak departemen mengonfirmasi bahwa layanan BeyondTrust yang disusupi telah dinonaktifkan dan tidak ada bukti bahwa peretas masih memiliki akses.
Namun, tuduhan keterlibatan China dalam insiden ini memicu ketegangan diplomatik. Kedutaan Besar China di Washington menolak tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah tanpa dasar.
Mereka meminta AS berhenti menyebarkan disinformasi terkait ancaman keamanan siber yang disebut-sebut berasal dari China.
Selain Departemen Keuangan, kelompok peretas yang sama, dikenal sebagai Salt Typhoon, juga menyerang jaringan telekomunikasi AS. Mereka dikabarkan mengumpulkan informasi sensitif, termasuk data panggilan telepon dan pesan teks warga AS, selama berbulan-bulan.
Target serangan ini melibatkan tokoh politik seperti Donald Trump dan staf kampanye Wakil Presiden Kamala Harris.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









