Raksasa Silicon Valley Ramai-ramai Beri Sumbangan ke Trump Jelang Pelantikan
Demi Ermansyah | 11 Januari 2025, 16:26 WIB

AKURAT.CO Sejumlah perusahaan teknologi terkemuka, termasuk Microsoft, Google (Alphabet Inc.), dan Adobe, telah mengalokasikan dana besar untuk mendukung pelantikan Presiden AS yang dijadwalkan pada 20 Januari 2025.
Dimana masing-masing dari mereka menyumbangkan USD1 juta, yang setara dengan sekitar Rp16 miliar, untuk membantu memperlancar acara besar tersebut. Ini bukan kali pertama perusahaan-perusahaan tersebut memberikan kontribusi serupa, karena mereka sebelumnya juga terlibat dalam mendanai acara serupa di tahun-tahun sebelumnya.
Keputusan ini menarik perhatian, mengingat bagaimana perusahaan teknologi besar sering kali dikaitkan dengan opini publik yang lebih progresif, meskipun mereka juga memiliki hubungan yang lebih erat dengan pemerintah federal, termasuk administrasi Trump.
Baca Juga: Trump Ngebet Beli Greenland Gara-gara Ini
Dikutip dari Bloomberg, Sabtu (11/1/2025), Microsoft, yang dikenal dengan sistem operasi Windows dan berbagai produk perangkat lunak lainnya, serta Google, dengan layanan pencarian online yang mendominasi dunia digital, dan Adobe, perusahaan di balik perangkat lunak desain populer seperti Photoshop dan Illustrator, semuanya terlibat dalam mendukung pelantikan Trump.
Ketiga perusahaan ini menyumbangkan masing-masing USD1 juta, yang secara kolektif mencapai sekitar Rp16 miliar. Perusahaan-perusahaan ini bergabung dengan sejumlah nama besar lain yang telah lebih dulu mendukung perayaan tersebut, seperti Amazon, Meta Platforms, dan CEO OpenAI Sam Altman.
Menurut juru bicara perusahaan-perusahaan tersebut, donasi ini sudah menjadi bagian dari tradisi yang dijalankan oleh beberapa perusahaan besar teknologi yang berkomitmen untuk mendukung pelantikan presiden AS, tak terkecuali presiden yang menjabat kembali setelah satu periode.
Menurut juru bicara perusahaan-perusahaan tersebut, donasi ini sudah menjadi bagian dari tradisi yang dijalankan oleh beberapa perusahaan besar teknologi yang berkomitmen untuk mendukung pelantikan presiden AS, tak terkecuali presiden yang menjabat kembali setelah satu periode.
Seperti yang diketahui, tradisi perusahaan-perusahaan besar teknologi memberikan sumbangan untuk acara pelantikan presiden sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Di tahun 2017, Microsoft menyumbangkan dana sebesar USD500.000 untuk mendukung acara pelantikan Trump yang pertama kali.
Angka yang sama juga mereka sumbangkan pada 2021, pada pelantikan Trump yang kedua. Ini menunjukkan bahwa meskipun beberapa kebijakan yang diusung oleh pemerintah Trump terkadang berbenturan dengan pandangan politik sebagian besar perusahaan teknologi tetap memilih untuk berpartisipasi dalam mendanai acara-acara kenegaraan semacam ini.
Selain itu, Apple, yang merupakan salah satu raksasa teknologi terbesar di dunia, turut menyumbang dalam jumlah yang tidak sedikit. Tim Cook, CEO Apple, diketahui menyumbangkan USD1 juta kepada komite pelantikan Presiden Trump, sebagaimana dilaporkan oleh Axios.
Selain itu, Apple, yang merupakan salah satu raksasa teknologi terbesar di dunia, turut menyumbang dalam jumlah yang tidak sedikit. Tim Cook, CEO Apple, diketahui menyumbangkan USD1 juta kepada komite pelantikan Presiden Trump, sebagaimana dilaporkan oleh Axios.
Meskipun Apple tidak memberikan komentar lebih lanjut terkait sumbangannya, ini menambah daftar panjang perusahaan teknologi yang terlibat dalam mendanai pelantikan presiden.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







