PBB Dorong Kerja Sama Global Untuk Transisi Energi Berkeadilan

AKURAT.CO Seperti yang diketahui, transisi energi bukan hanya soal mengganti bahan bakar fosil dengan energi terbarukan, tetapi juga memastikan langkah tersebut dilakukan secara adil untuk semua negara, termasuk negara berkembang.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menegaskan pentingnya kerja sama global demi mencapai tujuan ini.
“Pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya harus bekerja sama untuk memastikan transisi energi yang berkeadilan,” ujar Guterres dalam Sidang Majelis Umum ke-15 IRENA melalui lansiran Reuters, Minggu (12/1/2025).
Baca Juga: Rancangan Rencana Investasi JETP Dinilai Belum Dukung Penuh Transisi Energi Berkeadilan
Seperti halnya konflik di Timur Tengah dan cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia menjadi pengingat bahwa ketahanan energi harus segera diwujudkan. Namun, negara berkembang masih tertinggal dalam transisi ini.
Guterres mencatat bahwa negara berkembang, termasuk Indonesia, hanya mendapat porsi kecil dari total investasi global untuk energi bersih. Hal ini menunjukkan perlunya solidaritas internasional untuk membantu negara-negara tersebut mengejar ketertinggalan.
Salah satu langkah penting adalah memasukkan strategi transisi energi ke dalam Nationally Determined Contribution (NDC), yaitu rencana aksi iklim yang menjadi komitmen global dalam Persetujuan Paris.
“Kita perlu memastikan bahwa tidak ada lagi penggunaan batu bara. Langkah ini harus tercermin dalam NDC terbaru setiap negara,” tegas Guterres.
Selain itu, inovasi dalam pendanaan juga menjadi kunci. Harga karbon yang efektif, misalnya, dapat menciptakan insentif bagi sektor swasta untuk berinvestasi dalam energi terbarukan.
Pemerintah juga didorong untuk mengalihkan subsidi bahan bakar fosil ke investasi dalam transisi energi. “Langkah ini tidak hanya mendukung keberlanjutan tetapi juga memberikan energi yang lebih terjangkau dan memperkuat ketahanan energi,” tambah Guterres.
Kolaborasi global diharapkan mampu mempercepat transisi energi menuju energi baru dan terbarukan. Jika langkah-langkah ini diterapkan secara efektif, dunia tidak hanya dapat menahan kenaikan suhu bumi tetapi juga menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkeadilan bagi semua.
“Transisi energi adalah kunci untuk menciptakan dunia yang lebih aman, lebih hijau, dan lebih adil,” tukas Guterres.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









