AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menggebrak kebijakan perdagangannya dengan memperluas penerapan tarif impor. Kini, tak hanya China, Kanada, dan Meksiko yang terdampak, tetapi juga berbagai sektor seperti minyak, baja, dan cip.
"Kami akan mengenakan tarif pada farmasi, obat-obatan, baja, dan cip. Itu akan segera terjadi, sekitar 18 Februari," ujar Trump dalam pernyataannya di Ruang Oval dikutip dari reuters, Minggu (2/2/2025).
Keputusan ini sontak membuat pasar bergejolak. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik menjadi USD73,33 per barel, sementara harga tembaga berjangka juga mengalami lonjakan.
Langkah Trump ini dikhawatirkan akan memperburuk hubungan dagang AS dengan mitra-mitranya. Uni Eropa kini masuk dalam daftar target tarif baru, sementara China masih dalam pengawasan apakah mematuhi kesepakatan dagang yang pernah disepakati sebelumnya.
Pemerintah China pun merespons dengan pernyataan keras. Juru Bicara Kedutaan Besar China di Washington, Liu Pengyumengatakan bahwa perang dagang tidak menguntungkan kedua negara maupun perekonomian global.
"Hubungan ekonomi China-AS pada dasarnya saling menguntungkan. Jika ada perbedaan dan gesekan di antara keduanya, hal itu harus diselesaikan melalui dialog dan konsultasi," ujarnya.
Para ekonom memperingatkan bahwa tarif impor ini bisa berdampak luas, termasuk, meningkatkan harga barang impor bagi konsumen AS. "Menekan perdagangan global, terutama dengan negara-negara yang menjadi target tarif. Memicu aksi balasan, di mana negara lain bisa menerapkan tarif serupa untuk produk AS.
Trump tetap bergeming. Menurutnya, tarif ini adalah langkah strategis untuk "melindungi" AS dari ketergantungan impor dan menciptakan industri dalam negeri yang lebih kuat. Namun, dengan ekonomi global yang masih dalam pemulihan pasca pandemi, apakah kebijakan ini justru akan memperparah kondisi? Dunia kini menunggu langkah selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










