Efisiensi Anggaran Ala Prabowo Dinilai Langkah Tepat: Asal Fokus pada Program Prioritas!

AKURAT.CO Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan efisiensi anggaran dinilai sebagai langkah awal dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang lebih optimal.
Ekonom sekaligus pakar kebijakan publik, Achmad Nur Hidayat, mengakui, pemotongan anggaran kementerian bisa menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait dampaknya terhadap kinerja dan efektivitas program yang telah dirancang.
Namun, ia menilai, efisiensi anggaran merupakan kebijakan yang tepat, asalkan diiringi dengan refocusing ke program-program yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.
"Apabila efisiensi ini dilakukan bukan sekadar pemangkasan, melainkan refocusing anggaran ke sektor-sektor yang memiliki dampak besar terhadap perekonomian dan kesejahteraan rakyat, maka kebijakan ini bisa menjadi langkah yang tepat," ujar Achmad kepada wartawan di Jakarta, Minggu (9/2/2025).
Baca Juga: HPN 2025, Puan Maharani: Pers Harus Tetap Jadi Penjaga Demokrasi dan Pengawal Pemerintahan
Menurut Achmad, efisiensi anggaran seharusnya tidak hanya berorientasi pada pemotongan belanja negara, tetapi juga memastikan bahwa dana yang tersedia dapat digunakan secara lebih produktif.
"Misalnya, anggaran yang dikurangi dari pos kementerian bisa dialokasikan ke program prioritas, seperti pembangunan infrastruktur publik, bantuan sosial bagi kelompok rentan, serta program penciptaan lapangan kerja," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan ini harus menghasilkan efek ganda terhadap perekonomian, agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.
"Dana yang dihemat dapat dialihkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial, subsidi energi seperti BBM dan LPG 3 kg, serta memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM," tambahnya.
Dengan demikian, Achmad menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak hanya berdampak pada laporan keuangan negara, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Baca Juga: HPN 2025, Ibas: Pers Akurat dan Faktual Pondasi Demokrasi Sehat Menuju Indonesia Berdaulat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









