Akurat
Pemprov Sumsel

AS Tuduh China Pasok Bahan Kimia Fentanil, Beijing Siap Gugat ke WTO

Demi Ermansyah | 10 Februari 2025, 11:40 WIB
AS Tuduh China Pasok Bahan Kimia Fentanil, Beijing Siap Gugat ke WTO

AKURAT.CO Di tengah ketegangan dagang yang belum mereda, Amerika Serikat kembali melontarkan tuduhan serius terhadap China.

Kali ini, Washington menuding Beijing sebagai pemasok utama bahan kimia prekursor yang digunakan dalam produksi fentanil di Meksiko.

Fentanil sendiri merupakan opioid sintetis yang menjadi salah satu penyebab utama krisis narkotika di AS.

Baca Juga: Mirip RI, Menkeu AS Sibuk Efisiensi Anggaran

AS Jadikan Isu Fentanil Sebagai Alasan Kebijakan Tarif

Pemerintahan Trump menyatakan bahwa banyak bahan kimia yang digunakan untuk memproduksi fentanil berasal dari China, sebelum akhirnya diproses lebih lanjut di Meksiko dan diselundupkan ke AS.

Akibatnya, Washington menjadikan isu ini sebagai salah satu alasan utama dalam kebijakan tarif terhadap Beijing.

Namun, tuduhan ini langsung dibantah oleh pihak China.

Beijing menegaskan bahwa mereka telah melakukan berbagai langkah ketat untuk mengendalikan perdagangan bahan kimia berbahaya dan bekerja sama dengan komunitas internasional dalam upaya pemberantasan narkotika.

Mengutip Reuters, Juru Bicara Kementerian Perdagangan China, He Yongqian, menyebut bahwa tuduhan AS tidak berdasar dan hanya dijadikan dalih untuk membenarkan kebijakan tarif sepihak.

"China telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk memberantas perdagangan bahan kimia dan narkotika ilegal," ujar He Yongqian dalam konferensi pers.

Baca Juga: Tekstil Impor Ilegal China Rugikan Negara Rp46 Triliun, Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah Tegas

China Siap Gugat AS ke WTO

Beijing juga menegaskan bahwa jika AS terus menggunakan isu fentanil sebagai alat politik dalam perang dagang, maka China akan membawa permasalahan ini ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Perselisihan ini semakin menambah daftar panjang ketegangan antara dua ekonomi terbesar dunia.

Selain isu fentanil, kebijakan tarif yang diberlakukan oleh AS juga menjadi sumber konflik utama.

Meski begitu, China masih membuka peluang dialog diplomatis untuk menyelesaikan perselisihan ini.

Namun, mereka juga tidak segan mengambil langkah tegas jika AS terus bersikap agresif.

Baca Juga: China Balas Trump, Tetapkan Tarif Baru Produk AS hingga Batasi Ekspor

Dampak Perang Dagang AS-China terhadap Ekonomi Global

Ketegangan ini tidak hanya berdampak pada AS dan China, tetapi juga mempengaruhi ekonomi global.

Investor dan pelaku usaha kini lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan, mengingat kebijakan proteksionisme AS bisa berdampak luas pada rantai pasok dunia.

China tetap waspada dan siap menghadapi tantangan. Jika perang dagang ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin ekonomi dunia akan menghadapi ketidakpastian yang lebih besar.

Pada akhirnya, dunia menanti langkah selanjutnya dari AS dan China—apakah mereka akan menemukan solusi melalui negosiasi, atau justru semakin memperuncing konflik ekonomi yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.