AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) dan Harga Acuan Mineral (HMA) periode kedua Maret 2025.
Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 92.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan Untuk Periode Kedua Bulan Maret 2025, yang ditetapkan pada 14 Maret 2025.
Dikutip dari laman instagram resmi Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM, @ditjenminerba, dikatakan bahwa harga komoditas batu bara seluruh spesifikasi Gross Air Received (GAR) mengalami penurunan mengikuti pelemahan harga batu bara di pasar internasional.
"Untuk HBA, penurunan harga terjadi pada setiap GAR kalori. Pasar batu bara internasional turut menjadi pengaruh atas penurunan HBA saat ini," tulis akun Ditjen Minerba, dikutip Senin (17/3/2025).
Adapun, HBA untuk batu bara dengan kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal per kg GAR pada periode kedua Maret 2025 ditetapkan sebesar USD117,76 per ton atau turun jika dibandingkan peride pertama Maret yang dibanderol sebesar USD128,24 per ton.
Sementara itu untuk batu bara dengan kalori 5.300 kcal per kg GAR dibanderol USD80,7 per ton. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan periode pertama yang dibanderol USD82,66 per ton.
Kemudian HBA untuk batu bara dengan kalor 4.100 kcal/kg GAR juga turun ke menjadi USD49,44 per ton. Terakhir, batu bara dengan kalori 3.400 kcal/kg GAR turun ke level USD33,71 per ton pada periode kedua Maret jika dibandingkan periode pertama yang dipatok sebesar 34,16 per ton.
Sebaliknya, harga komoditas mineral cenderung mengalami kenaikan dari periode pertama Maret 2025. Namun harga komoditas-komoditas mineral logam yang cenderung mengalami penguatan diantaranya perak, sebagai mineral ikutan dan bijih besi yang mengalami penurunan.
Berikut daftar harga mineral dan batu bara acuan periode kedua Maret 2025:
HBA:
- Batu bara (6.322 GAR) USD117,76/ton
- Batu bara (5.300 GAR) USD80,70/ton
- Batu bara (4.100 GAR) USD49,44/ton
- Batu bara (3.400 GAR) USD33.71/ton
HMA:
- Nikel USD15.534,62/dmt
- Kobalt USD22.890/dmt
- Timbal USD1.978,5/dmt
- Seng USD2.826,27/dmt
- Aluminium USD2.673,04/dmt
- Tembaga USD9.484/dmt
- Emas sebagai mineral ikutan USD2.910,6/Troy Ounce
- Perak sebagai mineral ikutan USD32,21/Troy Ounce
- Mangan USD3,03/dmt
- Bijih Besi Laterit/Hematit/Magnetit USD1,54/dmt
- Bijih Krom USD6,37/dmt
- Konsentrat Titanium USD10,74/dmt
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









