Incoming Bid SUN Oversubscribe 2,38 Kali, Sri Mulyani: Kepercayaan Investor ke Pemerintah dan APBN Masih Kuat
Demi Ermansyah | 18 Maret 2025, 23:37 WIB

AKURAT.CO Di tengah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat, turun drastis hingga mencapai 395,8 poin atau 6,12% ke level 6.076, investor tetap percaya pada Indonesia.
Kepercayaan ini tercermin dari hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) yang justru mencatat angka penawaran (incoming bid) yang luar biasa tinggi.
Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati kepercayaan investor terhadap pemerintah dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih sangat kuat.
Kepercayaan ini tercermin dari hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) terbaru yang justru mencatat angka penawaran (incoming bid) yang luar biasa tinggi.
"Kepercayaan investor masih kuat terhadap pemerintah dan APBN," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers Hasil Lelang SUN di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Selasa (18/3/2025).
Meskipun pasar saham mengalami tekanan yang signifikan, lanjut Srimul, Kemenkeu mencatat bahwa lelang SUN yang digelar hari ini tetap mendapat respons positif dari investor.
"Dimana total incoming bid mencapai Rp61,75 triliun, atau 2,38 kali lipat dari target indikatif sebesar Rp26 triliun," paparnya.
Seperti yang diketahui, penurunan IHSG yang cukup tajam pada perdagangan sesi I tersebut banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti kebijakan ekonomi global dan ketidakpastian pasar keuangan internasional.
Namun, di saat pasar saham bergejolak, investor justru mengalihkan dananya ke instrumen investasi yang lebih stabil, seperti Surat Utang Negara (SUN).
Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap kebijakan fiskal pemerintah tetap tinggi.
"Di tengah dinamika dari pasar saham yang cukup tinggi, kinerja dari lelang Surat Utang Negara atau SUN pada hari ini justru menunjukkan hasil yang sangat baik. Penawaran yang masuk atau kita sering sebut incoming bid sangat kuat," jelas Sri Mulyani.
Sebab dirinya menilai bahwasanya investor tidak akan menaruh dana dalam SUN jika tidak memiliki keyakinan terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Kepercayaan tersebut, lanjutnya, bukan hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dari investor asing yang masih berpartisipasi dalam lelang SUN.
"Oleh karena itu mustahil para investor ikut serta dalam incoming bid sebesar itu apabila mereka tidak percaya terhadap pemerintah dan APBN," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









