AKURAT.CO Pemerintah terus menggenjot program strategis yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan masyarakat tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi.
Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurut Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan program tersebut memiliki dampak besar bagi ekonomi lokal.
Dalam pertemuan dengan investor lokal, Luhut menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga menciptakan hingga 1,9 juta lapangan kerja.
"Program ini memperkuat ekosistem petani, peternak, dan UMKM lokal melalui pemanfaatan bahan baku dalam negeri," jelas Luhut melalui akun Instagram miliknya, Senin (24/3/2025)
Dengan meningkatnya permintaan bahan pangan berkualitas untuk program MBG, sektor pertanian dan peternakan diperkirakan akan mendapatkan dorongan signifikan. Ini membuka peluang besar bagi para pelaku usaha di bidang tersebut.
Selain MBG, Luhut juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam sistem pemerintahan. Pemerintah berencana meluncurkan government technology (govtech) untuk mendukung transparansi, terutama dalam program perlindungan sosial.
"Digitalisasi akan memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan mencegah kebocoran anggaran," ujarnya.
Peluncuran infrastruktur digital publik ini dijadwalkan pada 17 Agustus 2025, sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi administrasi negara.
Dengan kombinasi strategi deregulasi, digitalisasi, dan program sosial seperti MBG, pemerintah berharap bisa memperkuat ekonomi nasional serta menciptakan peluang yang lebih luas bagi masyarakat.
"Penting untuk memastikan kebijakan yang dibuat tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan perekonomian negara," tukas Luhut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








