Eskalasi Perang Dagang Kian Meluas, China Perluas Jangkauan Investor Global

AKURAT.CO Presiden China, Xi Jinping dalam upayanya menarik lebih banyak investor global kembali mengundang para pemimpin bisnis dunia ke Beijing untuk menyampaikan komitmennya terhadap keterbukaan ekonomi.
Disebutkan dalam pertemuan tersebut, dihadiri lebih dari 40 eksekutif dari berbagai sektor bisnis raksasa di seluruh dunia, hal tersebut semakin menegaskan bahwasanya China sangat serius ingin menghapus proteksionisme global.
Dikutip dari laman reuters, pertemuan tersebut diadakan pasca Amerika Serikat meningkatkan perang dagang dengan China, sehingga memicu reaksi keras dari Uni Eropa dan sekutu lainnya.
Baca Juga: Trump Ubah Haluan! Siap Kurangi Tarif China Demi Akuisisi Platform TikTok
Dalam pidatonya, Xi mengkritik negara-negara yang menerapkan proteksionisme dengan membangun hambatan tarif dan menjadikan bisnis sebagai alat politik.
Walaupun dirinya tidak menyebut negara tertentu, pernyataannya jelas ditujukan kepada kebijakan perdagangan AS yang semakin menjadi-jadi.
Sebagai bagian dari strategi ekonominya, Xi berjanji untuk meningkatkan akses pasar bagi perusahaan asing dan menciptakan kebijakan yang lebih stabil serta transparan.
"Kami menyediakan lingkungan kebijakan yang transparan, stabil, dan dapat diprediksi, kami akan membuat China menjadi negara tujuan favorit bagi para investor asing yang ingin menanamkan modalnya disini," ujar Xi Jinping.
Baca Juga: PM Li Qiang Bongkar Strategi China Lawan Guncangan Ekonomi Dunia!
Langkah tersebut diambil oleh Xi, sebagai respons terhadap anjloknya investasi asing ke China tahun lalu ke titik terendah dalam lebih dari tiga dekade. Oleh karena itu dengan semakin meningkatnya ketegangan geopolitik dan perlambatan ekonomi, China berusaha untuk memperkuat daya tariknya sebagai pusat bisnis global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








