China Sebut AS Biang Keladi Hancurnya Sistem Ekonomi Dunia

AKURAT.CO Langkah Amerika Serikat (AS) dalam mengenakan tarif timbal balik ke semua mitra dagangnya membuat China gerah.
Menurut pernyataan resmi dari Kementerian Perdagangan China, Jumat (4/4/2025) lalu, kebijakan itu bukan cuma bikin rugi negara-negara lain, akan tetapi juga merusak tatanan ekonomi dunia.
“Penerapan itu merupakan praktik intimidasi sepihak yang membahayakan stabilitas tatanan ekonomi serta perdagangan global,” kata jubir Kemendag China dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman Reuters.
Lebih lanjut China menyebut kebijakan AS sudah kelewat batas karena dilakukan tanpa dasar hukum internasional yang jelas.
Baca Juga: Kebijakan Tarif Impor AS Bisa Jadi Peluang Bangkitkan Ekonomi Indonesia
Negara pimpinan Xi Jinping itu juga mengkritik AS karena seenaknya mengambil keputusan tanpa koordinasi, apalagi dalam forum global.
“AS seolah-olah jadi wasit tunggal dalam perdagangan dunia. Padahal, sistem perdagangan multilateral itu dibangun atas dasar kesepakatan, bukan paksaan,” lanjut jubir tersebut.
China sendiri menegaskan bahwa mereka tetap berdiri di sisi sistem perdagangan global yang adil dan berbasis aturan.
"Kami ini pendukung kuat sistem perdagangan internasional. Jadi kalau ada yang merusaknya, ya tentu kami lawan,” tegasnya.
Menurut pengamat hubungan internasional Universitas Tsinghua, Yao Chen menyebut pernyataan keras China ini menandakan bahwa perang dagang bukan cuma soal tarif, tapi juga soal dominasi ekonomi global.
"Apalagi, kebijakan tarif AS menyasar hampir semua mitra dagang, termasuk Uni Eropa, Kanada, dan Taiwan," paparnya.
Baca Juga: DPR Desak Pemerintah Perkuat UMKM Usai AS Naikkan Tarif Impor Indonesia
Melihat situasi yang semakin panas tersebut, lanjutnya China memilih jalur hukum ke WTO merupakan langkah yang benar.
"Maka mau tidak mau, saat ini dunia masih menanti langkah AS selanjutnya. Akankah mereka mundur atau justru tambah keras pasca pelaporan China ke WTO, " ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






