Akurat
Pemprov Sumsel

Waspadai Dampak Tarif Trump,The Fed Fokus Jaga Inflasi

Demi Ermansyah | 11 April 2025, 09:00 WIB
Waspadai Dampak Tarif Trump,The Fed Fokus Jaga Inflasi

AKURAT.CO Kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump membuat para pejabat Federal Reserve (The Fed) memilih bersikap hati-hati dalam menentukan arah suku bunga. Fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas inflasi di tengah tekanan ekonomi global.

Dalam beberapa komentar publik dan wawancara, para pejabat tinggi The Fed kompak menyuarakan keprihatinan mereka terhadap lonjakan inflasi yang dapat dipicu oleh kebijakan tarif impor.

Kebijakan tersebut, meskipun ditujukan sebagai perlindungan ekonomi nasional, dinilai membawa risiko jangka pendek terhadap daya beli masyarakat.

Baca Juga: Respon Tarif Trump, Bahlil: Biasa Saja, Namanya Juga Dinamika

Deputi Gubernur The Fed, Adriana Kugler, menekankan bahwa fokus bank sentral saat ini adalah memantau dinamika inflasi dengan cermat.

“Kami perlu memastikan ekspektasi masyarakat terhadap pertumbuhan harga tetap terkendali,” ujarnya dikutip dari laman Bloomberg.

Senada, Gubernur The Fed St. Louis, Alberto Musalem, mengakui pasar tenaga kerja masih menunjukkan kekuatan.

"Akan tetapi tekanan tarif Trump pada akhirnya hanya akan memicu ketidakseimbangan dalam waktu dekat," tegasnya.

Baca Juga: IHSG Tahan Guncangan Global, Ekonomi RI Masih Kuat Meski Dihantam Tarif Trump

Usut punya usut, sejak diumumkannya tarif baru pada 2 April, pasar keuangan mulai bergejolak. Trump bahkan dikabarkan menunda penerapan tarif tinggi terhadap sejumlah negara mitra dagang, menyadari dampak yang dapat ditimbulkan terhadap stabilitas ekonomi.

"Oleh karena itu, kami benar-benar perlu melihat ke mana arahnya. Ini adalah pilihan aktif untuk tidak gegabah,” ujar Alberto kembali.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.