AKURAT.CO Di sela-sela acara lawatan tugas ke Jepang untuk menerima penghargaan dari Kaisar Jepang, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Chair for Indonesia-Japan Committee in Keidanren Mr. Kakinoki Masumi pada Kamis (8/5/2025) di Tokyo, Jepang.
Pertemuan ini membahas perkembangan berbagai kerja sama, serta potensi dan tantangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan Jepang dalam berinvestasi dan menajalankan usahanya di Indonesia.
Keidanren sendiri merupakan Federasi Bisnis Jepang yang komprehensif dan beranggotakan 1.542 Perwakilan Perusahaan, 106 Asosiasi Industri, dan Organisasi Ekonomi Regional dari 47 Prefektur di Jepang.
Pada kesempatan tersebut, Kakinoki menyampaikan selamat kepada Menko Airlangga atas penghargaan yang diterima, serta berbagai harapan Federasi Bisnis Jepang kepada Pemerintah Indoensia.
"Selamat atas penghargaan yang diterima dan terima kasih sudah memberikan kontribusi yang besar kepada Jepang serta Indonesia. Meskipun ekonomi dunia sedang bergejolak, menjadi makin penting bagi Indonesia dan Jepang untuk memperkuat kerja sama dalam situasi yang tidak menentu. Besar harapan kami, Pemerintah Indonesia terus mendukung perusahaan Jepang yang berinvestasi di Indonesia," ujar Kakinoki dalam keterangannya, Kamis (8/5/2025).
Pada kesempatan tersebut, Kakinoki juga menyampaikan bahwa Keidanren menyambut baik dan bersama Pemerintah Jepang berkomitmen untuk terus mendukung posisi Indonesia dalam proses aksesi keanggotaan di OECD, serta proses keanggotaan Indonesia di CPTPP.
Menko Airlangga pada pertemuan ini mendengarkan masukan serta dukungan Keidanren untuk ekonomi Indonesia dan menegaskan komitmen Pemerintah untuk mendukung kegiatan usaha dan investasi Perusahaan Jepang di Indonesia.
"Terima kasih atas masukan dan harapan dari Keidanren. Pemerintah Indonesia berkomitmen akan terus menjaga hubungan baik dengan Pemerintah Jepang dan juga kepada mendukung Federasi Bisnis Jepang yang telah banyak berkontribusi pada peningkatan investasi di Indonesia," tegas Airlangga.
Sebagaimana diketahui, sampai dengan tahun 2024, Jepang merupakan investor asing terbesar ke-6 bagi Indonesia, dengan nilai investasi mencapai USSD3,46 miliar yang terdiri dari 12.823 proyek.
Pada kuartal IV-2024, PMA Jepang di Indonesia didominasi oleh sektor kendaraan bermotor dan alat transportasi, transportasi, gudang dan telekomunikasi, industri kimia dan farmasi, industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran.
Sementara Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tengah dan Jawa Tengah adalah 5 Provinsi teratas yang telah mendapatkan PMA Jepang di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










