Impor Meningkat 5,54 Persen, Permintaan Domestik dan Industri Menguat

AKURAT.CO Kinerja impor Indonesia pada Mei 2025 menunjukkan tanda pemulihan ekonomi domestik. Nilai impor tercatat sebesar USD20,31 miliar, naik 4,14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara kumulatif, impor Januari–Mei 2025 mencapai USD96,60 miliar, meningkat 5,54% dari tahun sebelumnya.
Data ini mencerminkan mulai pulihnya permintaan dalam negeri, baik dari sisi konsumsi rumah tangga maupun aktivitas industri yang kembali bergeliat.
Peningkatan impor juga menjadi indikator bahwa sektor manufaktur kembali meningkatkan produksi dan kebutuhan akan bahan baku serta barang modal.
Baca Juga: Breed Peringatkan Risiko Besar Mengintai Perusahaan yang Pegang Bitcoin
Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menyampaikan bahwa impor nonmigas masih mendominasi, dengan kontribusi terbesar berasal dari Cina, Jepang, dan Singapura.
“Cina menyumbang impor nonmigas terbesar dengan nilai mencapai USD33,12 miliar atau 39,92 persen. Disusul Jepang sebesar USD6,31 miliar dan Singapura USD3,89 miliar,” terang Pudji.
Selain dari tiga negara tersebut, Indonesia juga banyak mengimpor dari kawasan ASEAN dan Uni Eropa. Masing-masing tercatat menyumbang sebesar USD13,36 miliar (ASEAN) dan USD4,53 miliar (Uni Eropa).
Kebutuhan impor yang meningkat sebagian besar berasal dari barang modal dan bahan baku penolong, yang dibutuhkan oleh sektor industri pengolahan dan konstruksi.
Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas sektor produksi dalam negeri menunjukkan geliat positif, seiring dengan naiknya permintaan pasar domestik dan ekspor.
Baca Juga: Surplus Dagang Mei Capai USD4,3 Miliar, Bukti Kuat Ekspor RI Tetap Tangguh
Meski impor migas tetap menyumbang defisit, kontribusinya terhadap perekonomian tetap relevan dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.
Pemerintah diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara kebutuhan impor dan upaya substitusi produksi lokal agar neraca perdagangan tetap sehat dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









