Akurat
Pemprov Sumsel

Singapura Masih Dominasi Realisasi Investasi Semester I-2025, Tembus USD8,8 Miliar

Dedi Hidayat | 29 Juli 2025, 15:45 WIB
Singapura Masih Dominasi Realisasi Investasi Semester I-2025, Tembus USD8,8 Miliar

AKURAT.CO Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat Singapura tetap menjadi negara asal investasi terbesar di Indonesia selama semester I-2025 dan melanjutkan tren dominasi dalam beberapa tahun terakhir. 

Pada semester I-2025, investasi dari Singapura mencapai USD8,8 miliar atau yang terbesar. Disusul Hong Kong sebesar USD4,6 miliar, China sebesar USD3,6 miliar, Malaysia sebesar USD1,7 miliar dan Jepang sebesar USD1,6 miliar.

Capaian ini mencerminkan semakin eratnya hubungan ekonomi antara Indonesia dan negara-negara kawasan Asia Tenggara, khususnya ASEAN.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan bahwa secara kumulatif dalam enam bulan terakhir, negara-negara ASEAN menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat investasi ke Indonesia.

"Kalau tadi kita bicara tiga bulan terakhir, ini secara kumulatif enam bulan terakhir, Singapura masih mendominasi. Hubungan Indonesia dan negara-negara ASEAN makin baik dan erat," kata Rosan dalam konferensi pers, Selasa (29/7/2025).

Baca Juga: Realisasi Investasi Semester I-2025 Naik ke Rp942,9 Triliun, Ciptakan 1,26 Juta Lapangan Kerja

Apalagi di tengah ketegangan geopolitik global, Rosan menyebut negara-negara ASEAN justru perlu memperkuat komitmen untuk meningkatkan kerja sama investasi dan perdagangan intra-kawasan. 

“Ini yang juga dilakukan kesepakatan dan kita akan melihat kelihatannya angka ini akan terus berkembang terutama dari regional, dari negara-negara ASEAN,” ujarnya.

Selain ASEAN, Jepang juga masuk dalam lima besar negara asal investasi terbesar di Indonesia. Rosan mengungkapkan bahwa Jepang terus menunjukkan komitmennya terhadap berbagai proyek investasi strategis.

"Saya baru kembali dari Jepang dua minggu lalu, dan alhamdulillah respons dari mereka juga sangat baik dan positif," ujarnya.

Adapun, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi semester I-2025 mencapai Rp942,9 triliun atau naik 13,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Rosan menyebut capaian ini telah memenuhi hampir separuh dari target tahunan sebesar Rp1.905,6 triliun.

Rosan menekankan bahwa aspek yang paling penting dari capaian ini adalah penyerapan tenaga kerja. Dalam enam bulan pertama 2025, investasi yang masuk berhasil menciptakan 1.259.868 lapangan kerja baru.

Dari sisi asal investasi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi dengan kontribusi sebesar Rp510,3 triliun atau 54,1%. Sedangkan untuk Penanaman Modal Asing (PMA), Rosan menyebut sektor tersebut berkontribusi Rp432,6 triliun atau 45,9%dari total realisasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.