Akurat
Pemprov Sumsel

Menjelang Tutup Tahun, Anggaran Ludes 90%! Ekonomi RI Diprediksi Meledak di 2025

Demi Ermansyah | 26 November 2025, 21:29 WIB
Menjelang Tutup Tahun, Anggaran Ludes 90%! Ekonomi RI Diprediksi Meledak di 2025

AKURAT.CO Pemerintah semakin percaya diri menatap kinerja ekonomi pada kuartal IV 2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, serapan anggaran sejumlah kementerian/lembaga (K/L) yang sudah menembus 90% menjadi salah satu pendorong utama penguatan pertumbuhan menjelang akhir tahun.

“Kontribusinya akan lebih tinggi dari 5% karena hampir seluruh kementerian besar serapan anggarannya di atas 90%,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.

Menurutnya, percepatan realisasi anggaran di akhir tahun selalu menjadi penggerak signifikan dalam menjaga momentum ekonomi, terutama melalui belanja barang, belanja modal, dan penyaluran bantuan sosial.

Baca Juga: Bos Kadin: Transformasi AI Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah meyakini langkah ini mampu mengerek pertumbuhan ke kisaran 5,4–5,6% pada kuartal IV 2025.

Selain itu, penyaluran berbagai program bansos disebut ikut memperkuat konsumsi masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas saat Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

“Berbagai program bansos dan aktivitas masyarakat selama Nataru diharapkan terus mendorong konsumsi domestik,” tambah Airlangga.

Baca Juga: Wadirut MIND ID Beberkan Jurus Keluar dari Middle Income Trap dan Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Lewat Buku Indonesia Naik Kelas

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2025 berada di level 5,04% secara tahunan (yoy). Konsumsi rumah tangga, ekspor, dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) menjadi penopang utamanya.

Pemerintah optimistis kombinasi belanja pemerintah dan konsumsi yang menguat di akhir tahun mampu menjaga ekonomi tetap kokoh memasuki 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.