Lonjakan Minyak Picu Inflasi, Bank Sentral AS Siaga

AKURAT.CO Lonjakan harga minyak akibat konflik Amerika Serikat dan Iran mulai berdampak langsung pada ekonomi global, termasuk kenaikan harga bahan bakar dan potensi perubahan kebijakan moneter.
Di Amerika Serikat, harga bensin eceran tercatat naik sekitar 30%, menghapus tren penurunan yang sebelumnya terjadi dalam satu tahun terakhir.
Presiden Donald Trump menyatakan tidak khawatir terhadap kenaikan biaya energi dan memperkirakan harga minyak akan kembali turun setelah konflik berakhir.
Baca Juga: Imbas Harga Minyak Memanas, INACA Ajukan Kenaikan TBA dan Fuel Surcharge
Namun, sejumlah otoritas global mulai mengantisipasi dampak lanjutan. Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde menyebut konflik tersebut meningkatkan risiko inflasi di kawasan Eropa.
Sejumlah bank sentral di berbagai negara, termasuk di Eropa dan Jepang, disebut tengah bersiap untuk menaikkan suku bunga guna meredam tekanan inflasi.
Di AS sendiri, Gubernur Bank Sentral AS (The Fed), Jerome Powell menyatakan dampak lonjakan harga minyak terhadap ekonomi masih terlalu dini untuk disimpulkan.
Namun, lanjut Powell, pihaknya akan masih terus memantau perkembangan tersebut secara ketat.
Baca Juga: The Fed Prediksi Lonjakan Harga Minyak Dorong Inflasi AS ke 2,7 Persen
Kenaikan harga energi juga diperparah oleh gangguan distribusi di Selat Hormuz, jalur vital yang mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia.
Situasi ini membuat prospek kebijakan moneter global menjadi semakin tidak pasti, seiring meningkatnya tekanan inflasi akibat lonjakan harga energi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








