Nominasi Kevin Warsh jadi Gubernur Tertahan, Transisi The Fed Kian Terancam?

AKURAT.CO Proses pergantian pimpinan Federal Reserve menghadapi ketidakpastian setelah nominasi Kevin Warsh sebagai pengganti Jerome Powell berpotensi tertunda.
Dikutip dari laman reuters, Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent menyatakan optimisnya bahwa Warsh dapat dikonfirmasi Senat sebelum masa jabatan Powell berakhir pada 15 Mei 2026. Meskipun, lanjut Bessent, jalannya proses politik tidak sepenuhnya mulus.
Senator Republik AS, Thom Tillis menegaskan akan menahan dukungan terhadap nominasi tersebut sampai penyelidikan DOJ terhadap Powell selesai.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melonjak, Peluang Cut Rate The Fed Masih Terbuka
Diketahui, komite Perbankan Senat telah menjadwalkan sidang konfirmasi pada 21 April 2026, namun oposisi internal Partai Republik membuat transisi kepemimpinan The Fed berpotensi molor.
Sehingga ketidakpastian tersebut menjadi perhatian pasar global karena terjadi di tengah tingginya tekanan inflasi energi dan tensi geopolitik.
Sebab, apabila Warsh gagal dikonfirmasi tepat waktu, maka Powell dapat tetap memimpin sementara sesuai aturan Federal Reserve.
Analis menilai keterlambatan transisi dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga dan arah dolar AS dalam jangka pendek.
Baca Juga: Pasar Kerja Melemah, The Fed Buka Ruang Penurunan Suku Bunga
Situasi ini juga membuka peluang sengketa hukum terkait batas kewenangan presiden dalam mengintervensi lembaga moneter independen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









