Surplus Dagang RI Anjlok ke USD100 Juta, BI Minta Ekspor Digenjot

AKURAT.CO Bank Indonesia menyoroti penurunan tajam surplus neraca perdagangan Indonesia yang terjadi pada April 2026.
Berdasarkan data yang disampaikan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, surplus perdagangan Indonesia turun menjadi hanya USD0,1 miliar atau sekitar USD100 juta pada April 2026.
Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan surplus Maret 2026 yang mencapai USD3,3 miliar.
Penurunan tersebut terjadi ketika perekonomian global masih dibayangi perlambatan akibat perang di Timur Tengah yang mengganggu rantai pasok dan aktivitas perdagangan internasional.
Baca Juga: DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
"Ekspor perlu terus didorong dengan memanfaatkan tingginya harga komoditas dunia di tengah melambatnya prospek pertumbuhan ekonomi global," kata Perry dalam konferensi pers RDG BI secara daring, Kamis (18/6/2026).
Meski surplus perdagangan menurun, BI menilai kondisi eksternal Indonesia masih terjaga.
Cadangan devisa tercatat sebesar USD144,9 miliar pada akhir Mei 2026, sementara transaksi berjalan diperkirakan tetap sehat dengan defisit dalam kisaran 0,5% hingga 1,3% terhadap PDB.
Penurunan surplus perdagangan menjadi perhatian karena selama beberapa tahun terakhir neraca perdagangan merupakan salah satu penopang utama ketahanan eksternal Indonesia dan stabilitas rupiah.
Baca Juga: Bank Indonesia Naikkan BI-Rate ke 5,50 Persen
BI menilai sinergi pemerintah dan bank sentral diperlukan agar ekspor tetap menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










