Kronologi Bocah Meninggal Usai Operasi Amandel Di RS Kartika Husada Jatiasih, Diduga Korban Malpraktik

AKURAT.CO Seorang anak berusia 7 tahun dikabarkan meninggal dunia pada Senin (2/10/2023) kemarin. Bocah berinisial A ini diketahui usai menjalankan operasi amandel dua minggu lalu di RS Kartika Husada Jatiasih, Kota Bekasi.
Keluarga korban melaporkan pihak rumah sakit kepada kepolisian terkait dugaan malpraktik. Tuduhan ini ditujukan karena sebelumnya korban tidak memiliki riwayat penyakit apapun.
Baca Juga: Sebuah RS Dituduh Lakukan Malpraktik Setelah Seorang Bayi Telan Baterai
Kronologi Kejadian
Awal mula, korban bersama kakaknya mengalami keluhan sakit di bagian tenggorokan dan telinga. Kemudian, keduanya dibawa ke puskesmas terdekat untuk diperiksa.
Ternyata korban dan kakaknya mengalami pembengkakan amandel, sehingga dianjurkan untuk segara melakukan operasi. Keduanya dirujuk ke RS Kartika Husada Jatiasih, Kota Bekasi.
Setelah mengikuti berbagai proses, korban menjalankan operasi lebih dulu dibandingkan kakaknya pada Selasa (19/9/2023). Operasi ini mulanya dijadwalkan sekitar pukul 12.00 WIB, namun sedikit mengalami keterlambatan.
Operasi amandel korban memakan waktu selama satu jam. Namun, kondisi korban justru tidak sadarkan diri bahkan kian memburuk. Berbeda dengan kakaknya yang membaik usai dioperasi.
Korban mengalami kesulitan bernapas hingga akhirnya dokter anastesi memberikan beberapa tindakan seperti resusitasi jantung dan memasang ventilator.
Sayangnya, tindakan tersebut tidak membuahkan hasil karena setelahnya korban mengalami koma. Sejak saat itu, kondisi korban tidak mengalami perubahan justru bertambah buruk.
Dikutip dari beberapa sumber, Selasa (3/10/2023), sang ayah mengatakan bahwa korban sempat mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya ditidurkan kembali.
Berdasarkan hasil Glasgow Coma Scale (GCS), dokter mendiagnosa korban mengalami mati batang otak. Kondisi ini terjadi ketika batang otak sudah tidak berfungsi lagi.
Sekitar dua minggu kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia pada Senin (2/10/2023).
Meskipun keluarga korban telah mengajukan laporan, pihak rumah sakit membantah adanya malapraktik karena semua tindakan sudah sesuai dengan SOP.[] (Tasya Nurhaliza Putri)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








