Dokter Gadungan di Kabupaten Bekasi Diamankan Polisi, Sudah Praktik 5 Tahun! Bagaimana Nasib Pasiennya?
Dwana Muhfaqdilla | 20 Maret 2024, 13:30 WIB

AKURAT.CO Polisi berhasil mengamankan seorang dokter gadungan, Ingwy Tito Banyu alias Sunaryanto yang telah melancarkan aksinya selama lima tahun di Kabupaten Bekasi.
Kapolres Bekasi, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, kasus ini terungkap pada Selasa (12/3/2024). Mulanya, pihaknya mendapat laporan terkait adanya dokter gadungan yang membuka praktik.
"Kemudian petugas Polsek Cikarang Selatan melakukan penyelidikan dan observasi terkait adanya aduan masyarakat tersebut di sekitar TKP. Dengan cara menginterogasi masyarakat sekitar," ungkap Twedi Aditya kepada wartawan, Selasa (19/3/2024).
Adapun beberapa barang bukti telah disita, seperti tiga potong baju dokter, satu unit stetoskop, daftar pasien berobat dan resep dokter.
Sementara ini, pihaknya telah mengecek Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) pelaku ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Setelah dicek, pelaku memang seorang dokter gadungan.
Terlebih lagi, tempat pelaku melakukan praktik, Klinik Pratama Keluarga Sehat, tidak mempunyai izin resmi dari Dinas Kesehatan melalui perizinan terpadu Kabupaten Bekasi.
Diketahui, klinik ini telah berdiri selama lima tahun. Pelaku mengaku bisnis tersebut dilakukan untuk meraup keuntungan dengan cepat.
"Hasil penyidikan ditemukan fakta-fakta kegiatan klinik Pratama Keluarga Sehat telah beroperasi sejak bulan september 2019 sampai dengan sekarang. Pelaku ingin mendapatkan uang secara cepat dan memperkaya diri serta dihargai orang," tukasnya.
Oleh karena itu, pelaku ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 439 dan atau Pasal 441 dan atau Pasal 312 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan atau Pasal 378 KUHP.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




