AKURAT.CO Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil, menjadi korban kampanye hitam, usai fotonya menggunakan seragam klub Persib Bandung muncul dalam banyak baliho.
Dalam baliho tersebut terpampang foto Ridwan Kamil yang disertai tulisan berisi dukungan kepada klub Persija Jakarta maupun suporter Jakmania.
Sebagaimana diketahui, suporter dari dua klub tersebut saat ini masih memiliki hubungan kurang harmonis.
Meski menjadi korban kampanye hitam, Ridwan Kamil ternyata tidak terpancing.
Sebaliknya, ia justru memberi imbauan yang bikin adem warga maupun para pendukung-pendukungnya.
Sebagaimana disampaikan Sekretaris Tim Pemenangan Rido, Basri Baco.
Baca Juga: Peringati Sumpah Pemuda, Ridwan Kamil Resmikan RIDO Headquarter Bareng Anak Muda
Ia menyebut bahwa Ridwan Kamil meminta agar baliho-baliho yang bernuansa adu domba tersebut untuk segera dibersihkan.
Ridwan Kamil juga mengimbau kepada para pendukungnya untuk tidak melakukan pembalasan dengan cara yang sama.
"Arahan bang Ridwan Kamil agar kita bersihkan saja dan tidak perlu membalas dengan cara yang sama," kata Baco kepada wartawan di Jakarta, Rabu (30/10/2024).
"Kita sudah arahkan semua pendukung, Ormas dan Relawan kita untuk lakukan pembersihan," sambungnya.
Baco meyakini baliho-baliho tersebut diedarkan dan dipasang oleh orang tak bertanggung jawab dan memiliki niat jahat kepada Ridwan Kamil.
"Pelakunya pasti orang jahat yang ingin memfitnah dan pakai cara-cara kotor," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno, mengunggah foto spanduk Ridwan Kamil, yang menggunakan seragam klub Persib Bandung.
Berdasarkan foto yang diunggah oleh Diky Soemarno, terlihat foto Ridwan Kamil dan sang Istri menggunakan jersey Persib Bandung.
Dalam spanduk tersebut juga berisi tulisan "Punten Jakmania. Kumaha damang, Jakmania, urang jadi babaturan, sok atu" disertai logo pasangan Rido.
Baca Juga: Rido Dapat Dukungan Ratusan Pimpinan Majelis Taklim, Diminta Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
Diky meyakini spanduk tersebut dibuat oleh oknum yang ingin memperkeruh suasana di Pilkada Jakarta 2024.
Ia juga meyakini, spanduk tersebut bukan bikinan paslon yang bersangkutan, maupun paslon-paslon lainnya.
"Beredar spanduk salah satu paslon pilkada menggunakan Jersey klub sepakbola lain selain Persija di Jakarta yang saya yakin spanduk ini bukan dibuat oleh paslon nomor urut 1, 2 dan 3," tulis Diky dalam akun Instagram @dikysoemarno, Selasa (29/10/2024).
"Siapapun yang terlibat di gambar tersebut, anda tidak punya niat baik untuk pilkada Jakarta selain memperkeruh suasana," jelasnya.