Simak Rekayasa Lalu Lintas Saat Laga Timnas Indonesia Vs Jepang di GBK Hari Ini

AKURAT.CO Timnas Indonesia akan menjamu Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama GBK, Jakarta, Jumat (15/11/2024) malam.
Polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di seputar GBK untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan.
"Rekayasa lalu lintas bersifat situasional, jika ada perubahan akan diinfokan kemudian," tulis keterangan TMC Polda Metro Jaya melalui akun X.
Pertandingan Timnas Indonesia melawan Jepang akan digelar pukul 19.00 WIB.
Polisi mengimbau agar para penonton datang dengan menggunakan transportasi umum.
"Diimbau kepada suporter Timnas Indonesia saat menyaksikan pertandingan di SUGBK agar tidak menggunakan kendaraan pribadi, mengingat parkir di area GBK sangat terbatas," jelasnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Dianugerahi Tanda Kehormatan Tertinggi Grand Cross of the Order of the Sun of Peru
Berikut rekayasa lalu lintas di sekitar GBK yang telah disiapkan:
- Arus lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto menuju Jalan Gerbang Pemuda diarahkan lurus ke Slipi
- Lalu lintas dari Slipi diarahkan lurus ke Semanggi. Tidak ada yang menuju layang Ladokgi ke arah Jalan Gerbang Pemuda
- Lalu lintas dari Bundaran Senayan menuju Jalan Pintu Satu diluruskan ke Jalan Jenderal Sudirman menuju Semanggi.
- Lalu lintas dari Jalan Moestopo menuju Jalan Asia Afrika dibelokkan ke Jalan Hang Tuah Raya
- Lalu lintas dari Jalan Patal Senayan 1 menuju Jalan Asia Afrika dibelokkan ke Jalan Tentara Pelajar
- Lalu lintas dari arah Manggala Wanabakti menuju Jalan Lapangan Tembak diluruskan menuju Jalan Tentara Pelajar
- Lalu lintas dari Jalan Tentara Pelajar menuju Jalan Patal Senayan diluruskan ke arah Permata Hijau.
Baca Juga: Wapres Minta Kebutuhan Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Dipermudah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








