JXB Tingkatkan Bisnis Pariwisata dan Aktivasi Ruang Publik di 2025

AKURAT.CO PT Jakarta Tourisindo (Perseroda) atau Jakarta Experience Board (JXB) berkomitmen meningkatkan kinerja bisnis pariwisata dan aktivasi ruang publik pada tahun 2025.
Langkah ini dinilai memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan dan memajukan citra Jakarta sebagai destinasi wisata.
Bisnis pariwisata JXB akan difokuskan pada penyediaan pengalaman wisata yang menyeluruh, mencakup hotel berkualitas, paket wisata menarik dan layanan kuliner otentik.
Di sisi lain, aktivasi ruang publik sebagai salah satu sumber pendapatan potensial akan diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai brand lokal maupun internasional serta penambahan instalasi kreatif di kawasan strategis seperti Jalan Jenderal Sudirman.
Baca Juga: Puncak ADWI 2024: Forum Mitra, Display Desa, dan Malam Apresiasi Menuju Pariwisata Berkelanjutan
Dalam Town Hall Meeting JXB 2025 yang digelar Senin (13/1/2025), Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jakarta, Andhika Permata, mengungkapkan bahwa Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi kota yang melayani MICE (Meeting, Incentives, Conference and Exhibitions).
"JXB harus menjadi penghubung utama bagi organisasi atau brand internasional yang ingin menggelar kegiatan MICE di Jakarta," ujarnya.
Sementara, Direktur Utama JXB, Yunn Bali Mohammad Yusuf, menegaskan pentingnya ekspansi bisnis untuk menjawab tantangan kapasitas usaha yang telah mencapai batas optimal.
"Kami menetapkan arah strategis untuk terus berkembang dan memenuhi kebutuhan pasar. Langkah ini tidak hanya akan meningkatkan pendapatan perusahaan, tetapi juga berdampak positif pada perekonomian serta promosi pariwisata Jakarta," jelasnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Dapat Dukungan Sandiaga Uno untuk Perbaiki Sektor Pariwisata Jakarta
Yunn Bali mengatakan, langkah strategis disiapkan JXB untuk mencapai target di 2025.
Pertama, peningkatan layanan hotel segmen MICE. JXB akan meningkatkan layanan di hotel seperti The Tavia Heritage Hotel dan Grand Cempaka Resort dengan konsep 5 senses untuk menciptakan pengalaman menginap yang unik.
"Kebersihan dan pelayanan juga akan ditingkatkan, sementara strategi canvassing digunakan untuk menjangkau pasar baru," ujarnya.
Kedua, optimalisasi hotel bujet. Strategi ini mencakup penguatan platform Online Travel Agent (OTA), sentralisasi unit usaha serta implementasi sistem keuangan terintegrasi.
Baca Juga: Gojek Luncurkan Program 'Yuk Libur' untuk Dukung Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Ketiga, penguatan aktivasi ruang publik. Melalui kolaborasi dengan brand ternama, pembangunan instalasi kreatif di Kawasan Sudirman dan penyelenggaraan berbagai acara seni lokal maupun internasional, JXB berupaya memperkaya atraksi kota.
Keempat, pengembangan unit katering. JXB akan mengembangkan sistem katering unggul, termasuk uji coba konsep central kitchen untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Kelima, transformasi digital dan sumber daya manusia. Transformasi digital dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi prioritas untuk mendukung efektivitas dan efisiensi perusahaan.
Langkah-langkah tersebut merupakan kelanjutan dari program strategis yang sukses dijalankan pada 2024.
Baca Juga: Kapal Pesiar Asal Prancis Singgah di Nias Selatan, Pariwisata Lokal Kian Mendunia!
Termasuk rebranding The Tavia Heritage Hotel dan pembangunan lapangan sepak bola berstandar FIFA.
"Kami optimis, dengan strategi ini, JXB mampu menghadapi tantangan dan meraih target yang telah ditetapkan," kata Yunn Bali, dalam keterangannya, Rabu (15/1/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









