PSI Desak Pemprov Jakarta Tuntaskan Persoalan Banjir

AKURAT.CO Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Jakarta mendesak pemerintah provinsi segera melakukan langkah-langkah modifikasi cuaca, menyusul banjir yang melanda dalam dua hari terakhir.
Banjir yang terjadi di berbagai wilayah Jakarta sejak Senin (2/3/2025) mengakibatkan jalan-jalan terendam dan mengganggu aktivitas warga.
Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PSI, William Aditya Sarana, mengungkapkan bahwa pemprov harus mencari solusi konkret untuk mengatasi masalah cuaca ekstrem yang sering terjadi.
Baca Juga: Minta Pemda Cepat Tangani Banjir di Jabodetabek, Utamakan Keselamatan Warga
Termasuk penggunaan teknologi modifikasi cuaca yang sudah terbukti di sejumlah negara.
"Upaya melakukan modifikasi cuaca melalui penyemaian garam di awan sudah tepat. Langkah tersebut berhasil mengurangi curah hujan di Jakarta. Mungkin, kini hal itu perlu dilakukan kembali di wilayah-wilayah sekitar Jakarta hingga mencakup kawasan aglomerasinya," jelasnya kepada wartawan, Rabu (5/3/2025).
Menurut William, langkah modifikasi cuaca penting untuk mengurangi dampak banjir yang terus terjadi setiap musim hujan.
Baca Juga: Modifikasi Cuaca Diterapkan Lima Hari ke Depan, BPBD Jakarta Siapkan Langkah Antisipasi Banjir
Dia juga meminta Pemprov Jakarta berkolaborasi dengan instansi terkait seperti Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk memastikan pelaksanaan teknologi tersebut dapat dilakukan dengan efektif.
"Pemprov DKI Jakarta bertugas untuk segera menangani bencana alam yang terjadi dan membuat banjir surut di berbagai tempat yang ada," ujarnya.
William menilai, bencana banjir memperkuat alasan Pemprov Jakarta untuk meningkatkan koordinasi dengan daerah-daerah sekitar seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan cianjur. Dalam rangka melakukan langkah preventif dan mitigatif menghadapi banjir.
Baca Juga: Gubernur Jakarta Minta Modifikasi Cuaca untuk Atasi Banjir
Pemprov Jakarta harus berkoordinasi dengan wilayah-wilayah tetangga, terutama Bogor, secara lebih intens. Untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana banjir yang terjadi.
"Hal ini penting untuk mengetahui apa yang bisa dilakukan oleh Jakarta di Bogor untuk mengurangi debit air di sana sehingga tidak terjadi banjir di sini," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








