Akurat
Pemprov Sumsel

Pemerintah Harus Fokus Kembangkan Wisata di Pulau Pemukiman Kepulauan Seribu

Citra Puspitaningrum | 11 Mei 2025, 21:00 WIB
Pemerintah Harus Fokus Kembangkan Wisata di Pulau Pemukiman Kepulauan Seribu

AKURAT.CO Pemerintah pusat dan daerah untuk lebih serius mengembangkan potensi wisata di pulau-pulau berpenghuni di Kepulauan Seribu.

Anggota DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah, menilai selama ini perhatian lebih banyak tercurah ke pulau-pulau resort komersial, sementara pulau pemukiman seperti Pulau Pari, Tidung, Harapan, dan Kelapa justru terabaikan.

"Kita ingin pengembangan pariwisata ini menyentuh pulau-pulau pemukiman, bukan hanya pulau resort yang dikelola swasta. Masyarakat di pulau-pulau ini harus punya alternatif ekonomi selain bergantung pada hasil laut," kata Neneng dari Fraksi Demokrat, Minggu (11/5/2025).

Menurut Neneng, ketika musim angin darat tiba dan nelayan tidak bisa melaut, masyarakat di pulau-pulau tersebut menjadi sangat rentan secara ekonomi.

Pengembangan sektor pariwisata dinilai sebagai solusi untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi ketergantungan pada sektor perikanan semata.

Tak hanya itu, Neneng juga menyoroti buruknya kondisi fasilitas wisata di Pulau Pramuka, salah satu destinasi wisata alam yang berada dalam kawasan taman nasional.

Baca Juga: Menteri Ekraf: Film Bukan Hanya Hiburan, Tapi Jalan Kolaborasi Global

Ia menemukan banyak infrastruktur wisata, seperti jembatan kayu dan hutan mangrove, yang rusak parah dan membahayakan pengunjung.

"Saat saya kunjungan ke sana, ada wisatawan yang protes. Jembatan kayunya bolong-bolong, rawan kecelakaan. Ini memalukan, padahal kawasan ini adalah aset nasional," ungkapnya.

Neneng menegaskan, jika pemerintah pusat tidak mampu mengelola kawasan ini dengan baik, sebaiknya pengelolaan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk ditangani lebih serius.

Neneng berharap sinergi antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI bisa diperkuat agar wisata di pulau pemukiman tidak lagi tertinggal dari pulau-pulau resort.

"Kalau pusat tidak mampu kelola, serahkan ke daerah. Kita ingin pulau-pulau pemukiman ini punya daya tarik wisata yang setara, dengan pantai yang bersih, fasilitas memadai, dan masyarakat lokal yang sejahtera," tegasnya.

Pengembangan wisata berbasis komunitas di pulau-pulau berpenghuni, lanjut Neneng, bukan hanya akan meningkatkan pendapatan warga, tetapi juga memperkuat pelestarian lingkungan melalui pariwisata berkelanjutan.

Baca Juga: Politik Nasi Goreng: Simbol Menguatnya Jalinan Megawati dan Prabowo

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.