Akurat
Pemprov Sumsel

Demo di Depan Gedung DPR Rusuh Lagi, Kali Ini Massa Aksi Dipukul Mundur ke Arah Slipi

Ahada Ramadhana | 25 Agustus 2025, 14:41 WIB
Demo di Depan Gedung DPR Rusuh Lagi, Kali Ini Massa Aksi Dipukul Mundur ke Arah Slipi

AKURAT.CO Peserta demo kembali terlibat bentrok dengan aparat keamanan di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Kali ini bentrokan melibatkan aparat dengan massa aksi yang sebelumnya tertahan di area Stasiun Palmerah atau pintu belakang Gedung DPR.

Informasi yang dihimpun, massa aksi ini merupakan pelajar, mahasiswa dan warga sipil yang berasal dari wilayah Jakarta Utara.

Baca Juga: Ribuan Personel Gabungan Kawal Demo 25 Agustus 2025 di Depan Gedung DPR, Tidak Ada Senjata Api

Massa dipukul mundur saat mencoba menerobos ke depan gerbang Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto.

Ratusan orang yang tidak terima dihalau kemudian melempari petugas dengan berbagai benda.

Setelahnya, aparat pengamanan melayangkan lebih dari lima kali tembakan gas air mata.

Baca Juga: Ini Tuntutan Massa Aksi dalam Rencana Demo 25 Agustus 2025

Seorang peserta demo bernama Wahyu mengatakan, dirinya bersama masyarakat sipil lain dan mahasiswa turun ke jalan untuk mencari keadilan.

"Sebagai warga negara kita tidak pernah merasakan langsung keadilan. Jadi, tujuan saya datang ke sini juga dan mahasiswa, saya datang menggunakan bus dari Cililitan untuk menuntut keadilan," jelasnya.

Massa aksi akhirnya dipukul mundur ke lampu merah Slipi.

Baca Juga: Massa Aksi Dipukul Mundur, Arus Tol Depan Gedung DPR Mulai Lancar Lagi

Sampai saat ini, massa aksi masih masih bertahan di sekitar Jalan Gatot Subroto atau area Kompleks Parlemen dengan pemantauan ketat petugas.

Ruas Jalan Gatot Subroto ke arah Slipi masih belum bisa dilewati kendaraan.

Sedangkan arus lalu lintas Tol Dalam Kota di depan Gedung DPR terpantau ramai lancar.

Baca Juga: Rusuh, Polisi Pukul Mundur Demonstran dari Depan Gedung DPR

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK