Pakai Atribut Serba Pink, Aliansi Perempuan Indonesia Sampaikan Sejumlah Tuntutan di Depan Gedung DPR

AKURAT.CO Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia menggelar aksi damai di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (3/9/2025).
Massa aksi dari 90 organisasi perempuan, organisasi LGBT dan organisasi disabilitas menuntut enam poin utama yang diperjuangkan kepada DPR. Salah satunya menuntut agar menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.
Pantauan di lokasi, demonstran perempuan mendatangi depan Gedung DPR mulai sekitar pukul 11.00 WIB. Tak lupa mereka membawa poster dan spanduk berisi ragam tuntutan.
Baca Juga: Perlu Komitmen Bersama Lindungi Perempuan dari Kekerasan Seksual
Massa aksi mengenakan kaos berwarna pink serta pita yang diikat di lengan kiri.
Dari atas mobil komando juga diperagakan bahasa isyarat untuk massa aksi penyandang disabilitas.
Kordinator Lapangan Aliansi Perempuan Indonesia, Eka Ernawati, mengatakan, pihaknya menekankan enam tuntutan untuk diperjuangkan.
Baca Juga: 5 Tokoh Perempuan Hebat yang Membentuk Sejarah Gerakan Feminisme Dunia
Di antaranya mendesak penghentian segala bentuk kekerasan dalam penanganan unjuk rasa. Mendesak Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk mundur dari jabatannya. Menuntut polisi membebaskan demonstran yang ditangkap dalam aksi unjuk rasa sebelumnya.
Mereka juga meminta Presiden Prabowo Subianto menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap rakyat, aktivis, jurnalis, pendamping hukum serta seluruh tahanan tanpa syarat.
"Kami meminta Presiden agar mengembalikan militer ke barak dan menghentikan bentuk keterlibatan TNI dalam urusan sipil. Terakhir, terjaminnya hak konsitusional warga untuk berkumpul, berserikat dan menyampaikan protes di muka umum tanpa intimidasi maupun kekerasan," jelas Eka.
Baca Juga: 15 Nama Anak Perempuan dalam Islam, Kekinian dan Tetap Islami
Bukan hanya melakukan orasi bergantian, massa aksi juga membaca puisi serta menyayikan lagu-lagu perjuangan.
Aparat kepolisian melakukan pengamanan unjuk rasa dengan cukup ketat. Diturunkan juga Polisi Wanita (Polwan).
Arus lalu lintas di depan Gedung DPR, dari Semanggi menuju Bundaran Slipi, terpantau tersendat imbas unjuk rasa yang digelar. Sementara arus sebaliknya terpantau ramai lancar.
Baca Juga: Puan Soroti Keterwakilan Perempuan di DPR yang Masih Rendah: Mereka Berhak Duduki Jabatan Publik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







