Ratusan Pemuda Kalbar Geruduk KPK, Tuntut Usut Dugaan Korupsi Gubernur Ria Norsan

AKURAT.CO Ratusan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Anti Korupsi Pemuda Kalbar (GAKBKP) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung KPK RI, Jakarta.
Mereka mendesak lembaga antirasuah segera menuntaskan dugaan korupsi yang menyeret nama Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.
Koordinator aksi, Muhammad Nafii, pemuda asal Kalbar sekaligus Wasekjend PB HMI menegaskan, praktik korupsi di level kepala daerah telah merugikan masyarakat sekaligus merusak kepercayaan publik terhadap birokrasi.
“Kami datang jauh-jauh dari Kalbar ke Jakarta untuk menuntut KPK segera menangkap Ria Norsan. Jangan ada lagi pembiaran terhadap koruptor, apalagi di level kepala daerah yang seharusnya menjadi teladan bagi rakyat,” kata Nafii, Jumat (3/10).
Dalam aksinya, massa menyampaikan lima tuntutan utama:
1. Mempertanyakan keseriusan KPK menangani dugaan korupsi Gubernur Kalbar.
2. Mendesak penetapan Ria Norsan sebagai tersangka.
3. Meminta KPK mengumumkan secara resmi status hukum kasus dugaan korupsi sejak Norsan menjabat Bupati Mempawah hingga kini.
4. Mengusut seluruh kasus korupsi di Kalbar sesuai komitmen Presiden Prabowo untuk memberantas korupsi hingga ke akar.
5. Menuntut Ria Norsan mundur jika dalam 24 jam tidak ada tindak lanjut.
Aksi berlangsung dengan orasi bergantian, bentangan spanduk, dan penyerahan dokumen pernyataan sikap ke KPK. Aliansi menegaskan, ini bukan aksi terakhir.
Jika tidak ada langkah nyata, mereka siap menggelar gelombang protes berikutnya. "Pemuda tidak akan diam. Korupsi adalah musuh bersama bangsa ini. Kami akan terus bersuara sampai keadilan ditegakkan di bumi Kalbar,” tegas Nafii.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









