Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Ditargetkan Selesai 98 Hari

AKURAT.CO Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta akan memulai pembongkaran tiang monorel mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said pada Rabu pekan depan.
Proses pembongkaran tiang monorel ditargetkan bertahap dengan estimasi satu tiang dibongkar setiap hari kerja.
Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta, Heru Suwondo, mengatakan, terdapat 98 tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said.
Dengan skema satu tiang per hari, pembongkaran diperkirakan memakan waktu sekitar 98 hari kerja.
"Kita awali besok. Taruhlah kalau satu tiang satu hari, 98 tiang berarti 98 hari kerja. Kita yang bongkar," kata Heru, kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).
Baca Juga: Dishub Pastikan Pembongkaran Tiang Monorel Tak Ganggu Lalu Lintas: Dilakukan Malam Hari
Dia menjelaskan, setelah seluruh tiang monorel dibongkar, pemprov akan langsung menata kawasan Rasuna Said sisi timur.
Selama ini, keberadaan tiang monorel menjadi kendala penataan jalan dan trotoar di area tersebut.
Penataan di sisi barat Jalan HR Rasuna Said telah rampung, baik pada badan jalan maupun trotoar. Sementara di sisi timur baru bisa dirapikan setelah tiang monorel dibongkar.
"Rasuna Said sisi barat sudah selesai jalan dan trotoarnya sudah rapi tapi sisi timur masih terkendala tiang monorel. Makanya kita akan rapikan di jalur lambat dan jalur cepat, dan akan kita tata juga trotoar," jelas Heru.
Adapun, pembongkaran tiang monorel di kawasan Senayan belum masuk tahap pelaksanaan. Dinas Bina Marga masih membahas rencana tersebut dan akan memulai pembongkaran setelah pekerjaan di Rasuna Said selesai.
"Ada 98 tiang di sepanjang Rasuna Said. Kita fokus menata (pembongkaran tiang monorel) yang di Rasuna Said dulu," kata Heru.
Baca Juga: Tiang Monorel Dibongkar, Macet di Rasuna Said Diprediksi Turun Hingga 18 Persen
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






