Akurat
Pemprov Sumsel

Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Belum Tuntas, Pemprov Jakarta Tambah 20 Truk Pengangkut

Okto Rizki Alpino | 2 April 2026, 16:00 WIB
Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Belum Tuntas, Pemprov Jakarta Tambah 20 Truk Pengangkut
Ilustrasi sampah

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengakui penanganan sampah di sejumlah wilayah belum sepenuhnya selesai, meski kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang mulai membaik.

Padahal sebelumnya, dia menyebut volume sampah di beberapa titik mulai berkurang. Seperti sampah di Pasar Induk Kramat Jati yang sempat menggunung, dan TPS lain sudah mulai berkurang. Untuk itu, Pemprov Jakarta akan menambah armada pengangkut.

"Contohnya yang di Kramat Jati, kemarin secara khusus kami tambah 20 truk baru untuk mengurangi itu," kata Pramono di Balaikota Kota Jakarta, dikutip Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: Bantargebang Mulai Pulih Pascalongsor, Pramono Pastikan Distribusi Sampah Kembali Normal

Kendati demikian, dia optimistis persoalan tersebut segera teratasi. "Mungkin perlu waktu sebentar lah, sebentar lagi akan terselesaikan," ucapnya.

Diketahui, aktivitas pengangkutan sampah di Jakarta sempat terganggu akibat longsor di Zona 4A TPST Bantar Gebang. Dampaknya, penumpukan sampah muncul di sejumlah titik, termasuk di kawasan Kramat Jati.

Pramono mengakui, insiden itu mempengaruhi arus distribusi sampah lantaran operasional di lokasi sempat dihentikan sementara. "Ini sebagai akibat longsor pada waktu itu di Zona 4A, kemudian memang harus ada waktu 10 hari untuk kita tata kembali," kata Pramono.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.