Akurat
Pemprov Sumsel

Lebaran Betawi 2026 Tetap Digelar di Tengah Efisiensi Anggaran

Okto Rizki Alpino | 5 April 2026, 17:13 WIB
Lebaran Betawi 2026 Tetap Digelar di Tengah Efisiensi Anggaran
Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Bateng, Jakarta Pusat.

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan perhelatan Lebaran Betawi 2026 tetap digelar meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10–12 April 2026 di Lapangan Banteng.

Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, mengatakan penyelenggaraan tahun ini merupakan edisi ke-18 sekaligus menjadi momentum penting pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.

“Meski ada beberapa penyesuaian akibat kondisi global dan efisiensi anggaran, Lebaran Betawi tetap akan digelar secara khidmat tanpa mengurangi substansi dan semangat silaturahmi untuk memperkuat persatuan,” ujar Ali, Minggu (5/4/2026).

Ia menegaskan, Lebaran Betawi bukan sekadar festival budaya, melainkan juga menjadi ajang halal bihalal masyarakat Betawi.

Momentum ini dinilai strategis untuk memperkuat konsolidasi sosial setelah Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, pemilihan Lapangan Banteng sebagai lokasi acara tidak terlepas dari nilai historisnya bagi Jakarta.

Selain sebagai ikon kota, kawasan tersebut dianggap merepresentasikan perjalanan panjang budaya Betawi di ibu kota.

Baca Juga: Pendapatan Meningkat, Petani Boyolali Kebanjiran Pesanan Berkat Program MBG

“Kegiatan ini juga merupakan arahan Gubernur DKI Jakarta. Lapangan Banteng memiliki nilai historis yang kuat dalam perkembangan Jakarta,” jelasnya.

Tak hanya menampilkan ragam budaya Betawi, Lebaran Betawi 2026 juga akan diisi dengan kegiatan sosial, seperti pemberian santunan kepada masyarakat.

Pemprov DKI Jakarta berharap acara ini dapat memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.

Ali pun mengajak warga Jakarta dan sekitarnya untuk turut meramaikan perhelatan tersebut.

“Kami mengajak masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Lebaran Betawi 2026, apalagi digelar di lokasi yang memiliki nilai historis tinggi,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.