7.911 Pendatang Baru Masuk Jakarta Usai Lebaran, Didominasi Usia Produktif

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mencatat sebanyak 7.911 pendatang baru resmi menetap di ibu kota usai Lebaran 2026.
Angka ini masih bersifat sementara dan diperkirakan akan terus bertambah hingga akhir April.
Kepala Dinas Dukcapil Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengatakan pendataan telah dilakukan sejak 25 Maret melalui program sosialisasi dan layanan jemput bola di seluruh wilayah, termasuk Kepulauan Seribu.
“Jakarta sebagai pusat ekonomi Indonesia masih menjadi daya tarik bagi masyarakat dari daerah untuk mencari pekerjaan,” ujar Denny, Minggu (19/4/2026).
Ia mengungkapkan, mayoritas pendatang berada dalam usia produktif. Lebih dari 57 persen di antaranya berusia 20 hingga 39 tahun.
Meski demikian, Pemprov Jakarta tidak akan menggelar operasi yustisi.
Sesuai arahan Gubernur Pramono Anung, pendekatan yang dilakukan bersifat humanis melalui koordinasi dengan pemerintah wilayah hingga tingkat RT/RW.
Baca Juga: PSSI Prioritaskan Timnas, Kick Off Super League 2026/2027 Berpotensi Mundur ke September
Denny mengimbau para pendatang untuk segera melapor dan mengurus administrasi kependudukan, baik secara langsung di loket Dukcapil maupun melalui layanan Identitas Kependudukan Digital.
Sementara itu, pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, menilai arus urbanisasi ke Jakarta merupakan fenomena yang wajar.
Namun, ia menekankan pentingnya pengelolaan data dan kebijakan yang tepat.
Menurutnya, meski angka 7.911 belum tergolong kritis, kondisi ini bisa menjadi sinyal awal meningkatnya tekanan terhadap kota.
“Jika tidak dikelola dengan baik, lonjakan penduduk berpotensi menimbulkan masalah baru, mulai dari kepadatan hingga munculnya kantong kemiskinan,” ujarnya.
Trubus juga mengingatkan pentingnya kesiapan layanan publik dan tata ruang agar pertambahan penduduk tidak memperparah persoalan perkotaan di Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









