Akurat Logo

Detik-detik Mencekam Evakuasi Korban Kecelakaan KRL-KA Jarak Jauh: Gerbong Wanita Hancur, Penumpang Masih Terjepit

Ayu Rachmaningtyas | 28 April 2026, 00:20 WIB
Detik-detik Mencekam Evakuasi Korban Kecelakaan KRL-KA Jarak Jauh: Gerbong Wanita Hancur, Penumpang Masih Terjepit
Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.52 WIB.

AKURAT.CO Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menyatakan sebanyak 29 korban luka akibat kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur telah dievakuasi ke tiga rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Ketiga rumah sakit tersebut yakni RS Primaya, RSUD Kota Bekasi, dan RS Bantar Gebang.

“Utamanya kami fokus pada penanganan korban. Saat ini evakuasi masih terus dilakukan oleh Basarnas, Polri, TNI, dan tim SAR,” ujar Asep saat memberikan keterangan di RSUD Kota Bekasi, Senin (27/4/2026).

Ia mengungkapkan, hingga kini masih terdapat sejumlah penumpang yang terjepit di dalam gerbong.

Proses evakuasi pun terus dilakukan, termasuk dengan memotong badan kereta untuk menyelamatkan korban.

“Tadi kita lihat masih ada sekitar enam sampai tujuh orang yang terjepit. Mudah-mudahan bisa segera dievakuasi,” katanya.

Asep menambahkan, bagian gerbong paling belakang yang disebut sebagai gerbong wanita mengalami kerusakan parah dan saat ini tengah dipotong untuk memudahkan proses penyelamatan.

“Gerbong paling belakang sedang dipotong untuk proses evakuasi,” ujarnya.

Terkait dugaan penyebab kecelakaan, termasuk informasi adanya kendaraan mogok di perlintasan, Asep menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman.

Baca Juga: Dasco Kunjungi Korban Tabrakan KA di Bekasi, 3 Tewas dan 29 Dirawat

“Untuk penyebabnya masih kami dalami. Nanti akan kami sampaikan perkembangan lebih lanjut. Saat ini fokus utama adalah penanganan korban,” tegasnya.

Sebelumnya, kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.52 WIB.

Insiden ini melibatkan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyebut peristiwa terjadi di emplasemen KM 28+920 saat rangkaian commuter line tertemper kereta jarak jauh tersebut.

Akibat benturan keras, bagian belakang KRL mengalami kerusakan parah dan mengganggu operasional perjalanan kereta di lintas Bekasi dan sekitarnya.

Sejumlah saksi menyebutkan, sebelum kejadian, KRL sempat berhenti diduga karena adanya kendaraan mogok di perlintasan.

Dalam kondisi tersebut, kereta kemudian bergerak sebelum akhirnya tertabrak dari belakang oleh kereta lain yang melaju.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.