Akurat Logo

Pramono Marah Tumpukan Sampah Menggunung di Muara Angke, Minta Pembersihan Dilakukan Rutin

Okto Rizki Alpino | 7 Juni 2026, 23:36 WIB
Pramono Marah Tumpukan Sampah Menggunung di Muara Angke, Minta Pembersihan Dilakukan Rutin
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku geram atas munculnya tumpukan sampah yang menggunung di kawasan pesisir Muara Angke, Jakarta Utara.

Ia menegaskan kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta agar pembersihan di wilayah tersebut dilakukan secara rutin sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Saya sudah meminta untuk Muara Angke ini secara rutin dibersihkan. Jangan sampai seperti kemarin, sudah menjadi seperti pulau baru dibersihkan," kata Pramono di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026).

Menurut Pramono, Muara Angke merupakan titik akhir aliran 13 sungai yang bermuara di Jakarta.

Kondisi tersebut membuat kawasan pesisir menjadi lokasi penumpukan sampah kiriman dari berbagai wilayah hulu, sehingga sedimentasi sampah telah berlangsung sejak lama.

Meski demikian, ia memastikan tumpukan sampah yang sempat menggunung di kawasan tersebut kini telah berhasil dibersihkan.

Proses pembersihan dilakukan selama kurang lebih empat hari hingga kondisi pesisir kembali normal.

Sebelumnya, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris, menyampaikan bahwa operasi pembersihan intensif dimulai sejak Rabu lalu dan rampung pada Sabtu (6/6/2026).

"Secara keseluruhan pekerjaan ini berlangsung mulai hari Rabu hingga Sabtu sore," ujar Afan.

Dalam operasi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan sekitar 100 personel.

Baca Juga: Indonesia Terbuka: Runner-Up, Raymond/Joaquin Akui Kalah Jam Terbang

Selain itu, sejumlah alat berat turut diturunkan untuk mempercepat proses penanganan, yakni dua unit ekskavator amfibi dan tiga kapal pengangkut hasil pengerukan.

Afan mengakui pembersihan menghadapi tantangan karena sampah dari wilayah hulu masih terus mengalir menuju kawasan pesisir.

Kondisi itu membuat petugas harus bekerja ekstra agar area yang telah dibersihkan tidak kembali dipenuhi sampah dalam waktu singkat.

Sebagai langkah pencegahan, Pemprov DKI Jakarta mengoptimalkan petugas di sejumlah titik hulu sungai melalui pemasangan sekat dan saringan sampah.

Upaya tersebut dilakukan untuk menahan sampah agar tidak terbawa hingga ke Muara Angke.

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan melakukan inspeksi dan pembersihan secara berkala di kawasan pesisir guna mencegah penumpukan sampah kembali terjadi.

"Kami terus mengaktifkan rekan-rekan yang bertugas di wilayah hulu melalui sekat maupun saringan sampah agar sampah tidak bergerak sampai ke wilayah pesisir," kata Afan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.