DTKJ Minta Pemprov DKI Prioritaskan Karoseri Lokal dalam Pengadaan 10.000 Bus Listrik

AKURAT.CO Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengutamakan karoseri lokal dalam megaproyek pengadaan 10.000 bus listrik.
Ketua DTKJ, Sugihardjo, mengatakan, keterlibatan industri karoseri nasional akan memberikan manfaat besar, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga kepastian layanan purna jual bagi armada yang beroperasi.
"Kami mendorong Pemprov DKI untuk lebih memperhatikan produksi lokal yang bisa menyerap lapangan kerja. Dari sisi operasional, karoseri lokal memberikan jaminan layanan purna jual (after-sales) yang lebih cepat dan terukur. Tidak perlu diragukan lagi, karoseri lokal sudah memiliki standar keamanan dan keselamatan yang sepenuhnya sesuai dengan standar internasional," kata Sugihardjo dalam Talk Show Interaktif bertajuk Kesiapan Industri Karoseri Dalam Negeri guna Mendukung Elektrifikasi Angkutan Umum di Jakarta di GIIAS, Tangerang, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, penggunaan anggaran daerah melalui skema Public Service Obligation (PSO) seharusnya tidak hanya mendukung penyediaan transportasi publik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
"DTKJ memandang alokasi APBD melalui Public Service Obligation (PSO) harus memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. Dengan mengedepankan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Pemprov DKI Jakarta dapat memastikan anggaran pengadaan armada tidak lari ke luar negeri, melainkan kembali terserap oleh masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian," ujarnya.
Baca Juga: Menunggu Respons UEFA, Pertarungan Melawan Gianni Infantino Kemungkinan Berlanjut
Forum diskusi yang diselenggarakan Jabodetabek Transport Community (JTC) bersama Asosiasi Karoseri Indonesia (ASKARINDO) dan DTKJ itu juga dihadiri perwakilan Kementerian Perhubungan, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, ASKARINDO, serta manajemen Transjakarta.
Dalam forum tersebut, para peserta sepakat bahwa kolaborasi antara pemerintah, operator transportasi, dan pelaku industri menjadi kunci keberhasilan program elektrifikasi angkutan umum di Jakarta.
DTKJ juga mendorong pemerintah segera menyusun regulasi yang mewajibkan pelibatan karoseri lokal dalam proses lelang pengadaan bus listrik sebagai bentuk keberpihakan terhadap industri nasional sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








