Akurat
Pemprov Sumsel

5 Fakta Menarik Paris Baguette, Toko Roti Terbesar di Korea Selatan yang Dibuka Sejak 1988

Sopian | 28 Oktober 2022, 16:17 WIB
5 Fakta Menarik Paris Baguette, Toko Roti Terbesar di Korea Selatan yang Dibuka Sejak 1988

AKURAT.CO Warga Korea Selatan ramai memboikot Paris Baguette dan perusahaan induknya, SPC Group, di Seoul, Korea Selatan. Musababnya, buntut dari temuan pegawai yang tewas dilumat mesin pengaduk. Menurut warga Korea Selatan, perusahaan dinilai tidak sensitif lantaran tak menghentikan sementara operasional pabrik.

Bahkan, para karyawan diperintahkan untuk kembali bekerja di sebelah lokasi kecelakaan. Sementara, postingan di media sosial menuding mesin itu hanya ditutupi dengan kain putih. Warganet juga mengkritik bahwa mesin mikser seharusnya dioperasikan oleh setidaknya 2 orang.

SPC Group merupakan perusahaan makanan terbesar di Korea Selatan yang menaungi Paris Baguette. waralaba toko roti tersebut pertama kali dibuka tahun 1988 oleh Hur Young-in.

Lantas, seperti apa asal muasal Paris Baguette? Berikut rangkumannya yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Bermula dari Sangmidang

Berjaya dengan nama Paris Baguette, tetapi toko roti ini mulanya bernama Sangmidang. Bahkan, sebelum dibuka tahun 1988, Sangmidang sendiri sudah ada sejak tahun 1945 dari sebuah bakery kecil di Korea Selatan. Jadi, meski namanya Paris Baguette, perusahaan ini merupakan asli dari Korea Selatan. Meski begitu, roti-rotinya memang terinspirasi dari Eropa.

2. Dimiliki orang terkaya Korea Selatan

Hur Young-in merupakan ketua dari SPC Group, perusahaan induk yang berfokus kepada toko roti dan restoran cepat saji, yang juga pemilik Paris Baguette. Dikenal sebagai 'Raja Waralaba' Korea Selatan, Hur Young-in masuk ke dalam daftar 50 Orang Terkaya di Korea Selatan tahun 2020 menurut Forbes. Lalu, di tahun 2021, Forbes mencatat kekayaan Hur Young-in sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp15,5 triliun.

3. Pendapatan hingga Rp23 triliun!

Melansir dari Amerika Franchise Times, Paris Baguette masuk ke dalam peringkat ke-25 dari 500 sistem waralaba terbesar di Amerika Serikat. Hal ini berdasarkan penjualan secara global. Kemudian, pada tahun 2013, pendapatan dari Paris Baguette bernilai fantastis, yakni USD 1,5 miliar atau sekitar Rp23 triliun.

4. Muncul dalam drama The King: Eternal Monarch

Selain identik dengan alur ceritanya, drama Korea Selatan juga kerap menampilan makanan-makanan lokal. Bahkan, karena hal itu, banyak pencinta drakor mulai ketagihan dengan kuliner dari negeri Ginseng itu. Tak hanya makanan tradisional, Paris Baguette juga tak kalah eksis mencuri perhatian drama Korea. Beberapa kali roti ini muncul dalam drama Korea populer, seperti The King: Eternal Monarch dan The Best Hit.

5. Punya 4.000 cabang

Dibuka sejak tahun 1988, Paris Baguette berkembang menjadi toko roti nomor satu di Korea Selatan pada tahun 2004. Kini, cabangnya sudah ada 4.000-an di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Di Indonesia sendiri, Paris Baguette pertama kali dibuka pada November 2021.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.