Akurat
Pemprov Sumsel

Kolaborasi Pemangku Kepentingan Dorong Keberhasilan IKM dalam Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Arief Rachman | 14 November 2024, 16:38 WIB
Kolaborasi Pemangku Kepentingan Dorong Keberhasilan IKM dalam Pertumbuhan Ekonomi Nasional

AKURAT.CO Perkembangan industri di Indonesia merupakan hasil dari kolaborasi antara pelaku industri dan penggerak sektor ekonomi lainnya.

Dalam lingkup industri kecil dan menengah (IKM), keberhasilan ekosistem ini dicapai melalui kerja sama pemangku kepentingan dalam pembinaan, penguatan, dan pemberdayaan IKM, yang memberikan efek positif pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Kementerian Perindustrian terus mendorong kolaborasi ini agar IKM dapat menghasilkan produk yang inovatif dan berkualitas.

"Jika produk IKM berkualitas tinggi, posisi mereka di pasar akan meningkat dan mampu bersaing dengan produk impor," ujar Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, dalam acara Gebyar IKMA 2024 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (14/11/2024).

Faisol menekankan bahwa IKM memegang peran penting dalam struktur industri dan ekonomi nasional.

Saat ini, terdapat 4,52 juta unit IKM, yang menyerap 12,37 juta tenaga kerja dan menyumbang 20,97 persen dari total output industri.

Baca Juga: Golkar Pecahkan Rekor MURI dengan Senam Sehat di HUT ke-60

Data ini menunjukkan peran strategis IKM, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja dan pemerataan kesejahteraan.

Optimisme pelaku industri terhadap pertumbuhan sektor ini tercermin dalam Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang pada Oktober 2024 berada di level ekspansif sebesar 52,75 poin, naik dari 52,48 poin pada bulan sebelumnya.

“Ini menunjukkan optimisme pelaku industri terhadap perkembangan usahanya dan kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah,” lanjut Faisol.

Gebyar IKMA 2024: Apresiasi untuk IKM Unggulan

Kementerian Perindustrian melalui Ditjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) menyelenggarakan Gebyar IKMA 2024, yang rutin diadakan sejak 2022.

Tahun ini, tema acara adalah "Mendorong Kemandirian IKM melalui Inovasi dan Penguatan Rantai Pasok Industri".

Faisol menegaskan, tema ini mencerminkan upaya Kemenperin dalam mendorong IKM yang inovatif, berdaya saing, dan mampu mendukung rantai pasok untuk menghadapi pasar global.

Baca Juga: Apple Sediakan Suku Cadang iPhone 16 untuk Servis Mandiri

Acara Gebyar IKMA berlangsung dari 12-17 November 2024 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, dan melibatkan 137 IKM unggulan.

Pameran di area Mosaic Walk dan Food Society A menampilkan produk IKM terbaik dari program Ditjen IKMA, seperti One Village One Product (OVOP), Indonesia Food Innovation (IFI), Startup4Industry (S4I), Creative Business Incubator (CBI), hingga IKM kosmetik dan binaan BPIPI.

Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, menyampaikan, Gebyar IKMA juga menyelenggarakan Business Matching pada 12-13 November 2024, yang mempertemukan 97 calon mitra atau buyer dengan 140 IKM.

Business Matching ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara IKM dan calon buyer serta membantu IKM memperkenalkan produknya.

"Kegiatan ini mempertemukan IKM unggulan peserta program Ditjen IKMA dengan perusahaan, ritel, dan industri terkemuka, sehingga memperkuat dukungan bagi IKM untuk naik kelas," kata Reni.

Baca Juga: Polri Pastikan Situs ntmcpolri.info yang Diretas Judi Online Bukan Domain Resmi

Gebyar IKMA juga menyelenggarakan workshop untuk mengidentifikasi kesiapan IKM dalam mengimplementasikan transformasi industri 4.0, diikuti oleh 118 IKM unggulan. Workshop ini menghasilkan nilai self-assessment INDI 4.0 yang menjadi acuan kesiapan IKM dalam bertransformasi digital.

Penghargaan untuk IKM Berprestasi

Ditjen IKMA juga memberikan penghargaan kepada 29 IKM penerima penghargaan dan pemenang kompetisi 2024 sebagai bentuk apresiasi pemerintah.

Reni berharap penghargaan ini dapat meningkatkan motivasi dan memperkuat branding Ditjen IKMA.

Penerima penghargaan antara lain 12 IKM OVOP Bintang 3, 46 IKM OVOP Bintang 2, dan 55 IKM OVOP Bintang 1.

Penghargaan OVOP diberikan kepada IKM yang menghasilkan produk unggulan khas daerah dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

Selain itu, penghargaan Indonesia Food Innovation diberikan kepada IKM pangan yang inovatif dan berbasis bahan lokal, dengan dua pemenang kategori produk intermediate dan tiga pemenang kategori end product.

Baca Juga: NBA Hari Ini: Cleveland Cavaliers Belum Terkalahkan dengan Rekor 13-0, Sixers Korban Terbaru

Untuk Indonesia Fashion and Craft Awards, penghargaan diberikan kepada desainer muda berbakat yang memiliki visi keberlanjutan dalam kriya dan fesyen, dengan enam pemenang, tiga di kategori fesyen dan tiga di kategori craft.

Ada juga lima pemenang Startup4Industry, terdiri dari tiga pemenang kompetisi dan dua penerima apresiasi, yang diberikan kepada startup dengan teknologi/solusi inovatif yang berkontribusi signifikan pada IKM.

“Semoga Gebyar IKMA menjadi sarana pertukaran informasi dan kolaborasi antara IKM dan sektor ekonomi lainnya, serta memberikan energi baru bagi IKM untuk terus berinovasi dan berkembang,” tutup Reni.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.