Perkuat Industri Pariwisata, Penang Jalin Kemitraan Dengan Indonesia

AKURAT.CO Penang Global Tourism (PGT) melakukan langkah strategis untuk memperdalam hubungan bilateral dengan Indonesia di bidang pariwisata.
Dalam acara Penang Networking Sessions yang diselenggarakan pada 11-13 Agustus 2025, PGT mengundang lebih dari 75 pembeli pariwisata dari Medan dan 95 pembeli dari Jakarta, termasuk agen perjalanan, media, dan korporasi.
Anggota Dewan Eksekutif Negara Bagian Penang untuk Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, YB Wong Hon Wai menekankan pentingnya menjalin kemitraan yang lebih erat dengan Indonesia, mengingat negara ini adalah salah satu pasar utama Penang.
Baca Juga: Kunci Sektor Pariwisata Indonesia Bisa Bersaing di Kancah Global
“Kami ingin memperkenalkan Penang lebih dari sekadar destinasi wisata, tetapi juga sebagai tempat di mana warisan budaya, kesehatan, dan gaya hidup berpadu,” ujarnya.
Lebih lanjut dirinya memaparkan bahwa pada tahun 2025 sebanyak 192.823 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Penang.
"Tentunya ini merupakan angka yang sungguh fantastis dan terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Konektivitas udara yang kuat antara Medan dan Penang (31 penerbangan per minggu) serta Jakarta dan Penang (18 penerbangan per minggu) turut mendukung tren positif ini," tegasnya.
Melihat kenaikan trend tersebut, lanjut Wong, Penang akan terus berinovasi dengan menghadirkan atraksi baru yang menarik, mulai dari Penang Waterfront Convention Centre (PWCC) yang menawarkan fasilitas MICE canggih hingga situs warisan dunia seperti George Town yang memikat pengunjung dengan seni jalanan dan arsitektur unik.
Baca Juga: Punya Potensi Besar, Bima Arya Dorong Pemkab Buteng Optimalisasi Sektor Pariwisata
"Tidak sampai hanya itu saja, kami juga masih ada banyak sekali destinasi wisata yang tidak kalah menarik, misalnya Penang Hill, Ferringhi Bay, dan berbagai kuliner Michelin juga menjadi daya tarik bagi wisatawan Indonesia yang mencari pengalaman berbeda," ucapnya.
Fokus Pada Pariwisata Medis dan Kebugaran
Selain itu, tambah Wong, Penang juga semakin dikenal sebagai tujuan wisata medis yang menawarkan fasilitas medis berkelas dunia di berbagai bidang, seperti kardiologi dan onkologi.
"Oleh karena itu, kami mengumumkan bahwa Penang telah menerima lebih dari 450.000 wisatawan medis internasional pada tahun 2024, dengan banyak dari mereka berasal dari Indonesia," paparnya kembali.
Ke depan, PGT juga mengumumkan kerjasama dengan AirAsia melalui program Boarding Pass Privileges (BPP), yang akan memberikan diskon bagi wisatawan yang melakukan pemeriksaan medis di rumah sakit Penang yang berpartisipasi.
"Program ini diharapkan semakin memperkuat citra Penang sebagai destinasi wisata medis unggulan," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





