Pelindo Diganjar Penghargaan Berkat Program Sosial Berkelanjutan

AKURAT.CO PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menerima penghargaan di bidang tanggung jawab sosial (CSR) pada sebuah ajang apresiasi perusahaan dan tokoh korporasi.
Pelindo masuk dalam kategori Impact Leaders Awards, karena dinilai berhasil mendorong perubahan positif melalui kepemimpinan berkelanjutan.
Penghargaan diberikan langsung oleh CEO PT Investortrust Indonesia Sejahtera, Primus Dorimulu, dan diterima oleh Achlakul Karim, Officer Perencanaan dan Pengelolaan Program PT Pelindo.
Award diberikan setelah melalui proses penjurian yang melibatkan akademisi dan praktisi CSR independen. Dewan juri menilai kontribusi perusahaan berdasarkan efektivitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan.
Baca Juga: Program Desa Pesisir hingga Beasiswa Raih Penghargaan di Pelindo TJSL Award
Penjurian dilakukan oleh dua juri independen, yakni Guru Besar IPMI Institute Prof Roy Sembel yang bertindak sebagai ketua dewan juri, serta Lili Wijaya yang konsisten mendorong pelaksanaan CSR berbasis bisnis korporasi.
Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin mengatakan, program TJSL dirancang memberi dampak jangka panjang, bukan sekadar kegiatan seremonial. Tiga fokus utama adalah pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan kelestarian lingkungan.
“Sebagai BUMN pengelola pelabuhan, kami tidak hanya berkepentingan menjalankan bisnis, tetapi juga memastikan kehadiran perusahaan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar pelabuhan, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional,” ujar Ali dalam keterangannya.
Ali menambahkan, program TJSL Pelindo juga sejalan dengan target pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
“Upaya kami dalam pendidikan, misalnya, ditujukan untuk peningkatan akses dan kualitas belajar di wilayah pesisir. Di bidang ekonomi, kami mendorong kemandirian warga melalui pelatihan dan pengembangan usaha mikro dan kecil. Sementara untuk lingkungan, kami fokus pada rehabilitasi kawasan pesisir dan pengurangan jejak karbon,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









