75 Tahun Eksis, Lautan Luas (LTLS) Fleksibel Transformasi Bisnis Berkelanjutan

AKURAT.CO Menjaga eksistensi sebuah bisnis selama puluhan tahun jelas bukan perkara mudah. Namun, PT Lautan Luas Tbk (IDX: LTLS) berhasil membuktikannya.
Tepat pada 13 Juli 2026, raksasa penyedia bahan baku dan solusi terintegrasi (Integrated Ingredients and Solutions Provider) ini resmi menginjak usia yang ke-75 tahun.
Bukan sekadar perayaan angka, momentum platinum jubilee ini menjadi bukti nyata bagaimana perusahaan yang berdiri sejak 1951 ini sukses bertransformasi dari sekadar importir bahan kimia dasar, menjadi jawara industri yang menguasai tiga pilar bisnis utama: distribusi, manufaktur, serta pendukung dan jasa.
Baca Juga: Dari Cikarang ke 41 Negara, Rosleri Yanti Buktikan Perempuan Mampu Pimpin Industri Manufaktur
Selama tujuh setengah dekade, Lautan Luas telah melewati berbagai dinamika pasar. Dari yang awalnya fokus pada distribusi, kini LTLS telah menggurita ke sektor logistik, pengolahan air, hingga manufaktur demi menjawab kebutuhan pasar yang makin beragam.
Tak mau kelihatan kaku dan ketinggalan zaman, pada tahun 2025 lalu, Lautan Luas bahkan sudah curi start dengan memperkenalkan identitas visual alias logo baru.
Langkah ini menjadi simbol bahwa perusahaan siap bergerak lebih lincah dan adaptif tanpa kehilangan fondasi kuat yang sudah dibangun selama puluhan tahun.
Presiden Direktur PT Lautan Luas Tbk, Indrawan Masrin, mengungkapkan bahwa usia 75 tahun ini adalah pengingat penting mengenai arti sebuah keberlanjutan.
“Selama 75 tahun, Lautan Luas terus bertumbuh melalui berbagai fase perkembangan bisnis, perubahan pasar, dan tantangan industri. Bagi kami, perjalanan ini bukan hanya tentang mempertahankan keberlangsungan usaha, tetapi juga tentang bagaimana terus bertransformasi agar tetap relevan, tangguh, dan mampu memberikan solusi yang bernilai tambah bagi pelanggan, mitra, investor, dan masyarakat. Momentum 75 tahun ini menjadi pijakan bagi Lautan Luas untuk melangkah ke fase pertumbuhan berikutnya dengan semangat transformasi, inovasi, di tengah dinamika industri,” ujar Indrawan, Senin (13/7/2026).
Hebatnya lagi, LTLS tidak cuma fokus ngejar cuan. Di tengah tren global yang makin peduli lingkungan, Lautan Luas tancap gas mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Di pilar lingkungan, mereka sudah memasang panel surya di berbagai fasilitas operasional, menerapkan ekonomi sirkular, hingga membuat program Lautan Luas Green Belt lewat penanaman mangrove di kawasan pesisir.
Baca Juga: Aduh, AS Bakal Kenai Tarif Dumping Produk Panel Surya dari 4 Negara ASEAN
Enggak kalah keren, aksi sosial mereka juga menyentuh masyarakat langsung lewat program 'Kampung Lautan Luas' yang fokus membenahi kualitas hunian dan akses pendidikan warga sekitar.
Semua itu dibungkus dengan tata kelola perusahaan yang bersih alias Good Corporate Governance (GCG).
Dengan performa keuangan yang terus tumbuh positif dan komitmen bagi-bagi dividen yang konsisten, perayaan 75 tahun ini jelas menjadi bahan bakar baru bagi Lautan Luas untuk berlari lebih kencang di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








