UU KIP Versi Braille Dan Audio Sudah Tersedia, Penyandang Disabilitas Terlayani

AKURAT.CO UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) versi huruf braille dan audio sudah tersedia, dan diluncurkan oleh Komisi Informasi Pusat di Lumire Hotel and Convention Center, Jakarta, Kamis (14/9/2023). Peluncuran ini menandakan akses informasi sudah ramah terhadap penyandang disabilitas.
Peluncuran UU KIP versi braille dan audio juga dibarengi dengan peluncuran Buku Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) 2023. Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro menyampaikan, adanya akses terhadap penyandang disabilitas menegaskan semua pihak tak lagi mengalami hambatan menerima informasi publik.
"Jelas di dalam UU, informasi publik itu dikelola, disimpan, dan lain sebagainya. Tetapi menurut saya, yang namanya publik itu non-excludible dan non-rivalry, tidak boleh satu orang pun dihalangi untuk mendapatkan informasi," kata Donny.
Baca Juga: Mengenal Mushaf Braille
Donny menggarisbawahi bahwa UU KIP mengamanatkan seluruh warga negara berhak mendapat akses informasi. Dengan adanya fasilitas braille dan audio maka terdapat aspek non-rivalry yang juga perlu diperhatikan.
"Kalau non-rivalry tidak boleh ada persaingan, jadi kalau saudara-saudara kita yang punya kebutuhan khusus juga tidak boleh ada persaingan. Artinya nanti kualitas dari braille dan audionya harus bagus, karena tidak boleh ada persaingan," bebernya.
Baca Juga: Tak Disediakan Huruf Braille, Pria Tunanetra Gagal jadi Warga Negara AS setelah Tak Lulus Membaca
"UU KIP memastikan seluruh warga negara tak terkecuali penyandang disabilitas berhak mengakses informasi publik dari badan publik negara maupun non-negara, sebagaimana diamanatkan dalam PERKI 1 Tahun 2021 tenntang standart layanan informasi publik," lanjut Donny.
Ketua KI Publik itu juga berharap bahwa buku IKIP 2023 dan UU KIP yang sudah dilengkapi versi braille dan audio, bisa membawa manfaat bagi masyarakat dan pemerintah.
"Diharapkan buku IKIP 2023 dan UU KIP versi braille dan audio dapat menjadi masukan dan rekomendasi bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah serta nasional, dan memberikan laporan capaian kerterbukaan informasi publik di Indonesia," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








